Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, dan Kepala Basarnas RI, Marsda TNI Mohammad Syafii meninjau Posko Advance Jungle Unit (AJU) dalam rangka operasi gabungan pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Posko 2 Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Senin (19/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Andi Sudirman juga melakukan rapat koordinasi bersama Tim Basarnas, Kemenhub dan unsur Forkopimda Sulsel untuk membahas perkembangan terkini serta langkah lanjutan dalam misi pencarian dan evakuasi korban.
Ia menyampaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen penuh mendukung operasi kemanusiaan ini melalui pengalokasian anggaran operasional bagi seluruh unsur yang terlibat.
Baca Juga :
“Pemprov Sulsel telah mengalokasikan anggaran operasi serta menurunkan tim BPBD dan tim kesehatan, termasuk ambulans. Kami juga mengerahkan dukungan logistik untuk dapur-dapur tim di lapangan. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini menjadi bukti kekompakan dan keseriusan kita dalam mempercepat proses evakuasi,” ujar Andi Sudirman.
Tak lupa, Andi Sudirman mengucapkan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan pesawat tersebut. Menurutnya, peristiwa ini menjadi ujian berat bagi semua pihak.
Dirinya mengapresiasi kerja keras Basarnas, Kementerian Perhubungan, TNI-Polri, Forkopimda, serta seluruh relawan yang tergabung dalam operasi gabungan dengan total personel yang dikerahkan mencapai lebih dari 1.000 orang.
Kata dia, proses pencarian akan terus dilakukan secara maksimal meski dihadapkan pada sejumlah kendala, terutama faktor cuaca. Pemerintah telah berkoordinasi dengan BMKG terkait upaya modifikasi cuaca guna mendukung kelancaran operasi.
Selain itu, keterlibatan masyarakat setempat juga menjadi bagian penting dalam memberikan petunjuk akses dan medan menuju titik-titik yang dicurigai. “Mari kita semua untuk mendoakan yang terbaik dan bersabar mununggu informasi dari tim di lapangan,” pungkasnya.

Komentar