Hadapi Dampak Karhutla, Satgas Penyelamatan Satwa Liar Kalteng Diperkuat

Muh Saddam
Muh Saddam

Sabtu, 05 September 2026 16:20

Menhut RI, Raja Juli Antoni.
Menhut RI, Raja Juli Antoni.

Pedomanrakyat.com, Palangka Raya – Pemerintah memperkuat Satgas Penyelamatan Satwa Liar di Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap satwa liar, khususnya orangutan.

Penguatan dilakukan melalui kolaborasi Kementerian Kehutanan, Balai KSDA Kalteng, serta sejumlah organisasi konservasi yang selama ini telah menjalin kerjasama.

Menhut Raja Antoni mengatakan Satgas Penyelamatan Satwa Liar tersebut bukan merupakan satgas baru. Namun, kerja sama yang sudah berjalan antara Kementerian Kehutanan, Balai KSDA Kalteng, BOSF, OFI, dan OFI UK akan diperkuat untuk menghadapi dampak karhutla.

“Dampak Karhutla ini adalah selain kepada manusia, tentu adalah kepada satwa liar. Satgas yang ada selama ini kita perkuat kembali, jadi Satgas Penyelamatan Satwa Liar di Kalimantan Tengah. Jadi ini bukan Satgas baru, kerja sama seperti yang saya katakan tadi sudah lama terjadi, tapi kita perkuat,” ujar Menhut Raja Antoni, usai melakukan pengecekkan orang utan di Nyaru Menteng, Kalsel, Sabtu (5/9/2026).

Penguatan juga dilakukan dari sisi medis. Menhut Raja Antoni mengatakan ketersediaan dokter hewan akan terus dipastikan, termasuk membuka opsi penambahan dokter dari luar Kalimantan Tengah apabila dibutuhkan.

“Peralatan medis ya. Pertama, ketersediaan dokter hewan. Kita sudah cek, masing-masing punya dokter hewan ya. Kalau kurang nanti kita juga bisa kirimkan, di-BKO-kan dari Jawa ya, dari Jawa atau dari tempat lain untuk membantu teman-teman di sini, kalau seandainya naudzubillah terjadi sesuatu yang tidak lagi mampu ditangani oleh dokter hewan yang ada di Kalimantan Tengah,” kata Menhut Raja Antoni.

Peralatan medis seperti tabung oksigen dan nebulizer juga disiapkan untuk membantu menangani gangguan pernapasan pada orangutan akibat dampak asap karhutla.

Langkah tersebut dinilai penting karena dampak karhutla tidak hanya berasal dari api.

Menhut Raja Antoni mengatakan satgas akan bekerja untuk menyelamatkan satwa yang terdampak, sementara pemerintah bersama berbagai pihak terus menjalankan pemadaman dan pencegahan agar dampak karhutla tidak meluas.

“Selain berusaha memadamkan apinya, mencegah asapnya, tentu ini tadi, bekerja sama lebih erat lagi, berkolaborasi lagi, agar tadi tidak menimpa banyak orangutan kita di Kalimantan Tengah,” katanya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro23 Oktober 2026 23:25
Ketua TP PKK Makassar Ajak Kader dan Masyarakat Bergabung di Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera
Pedomanrakyat.com, Makassar – TP PKK Kota Makassar mengajak seluruh kader hingga masyarakat umum bergabung dalam Koperasi Konsumen Keluarga Seja...
Politik23 Oktober 2026 22:21
Ketua DPC Pinrang Muhtadin Titip Harapan ke Appi, Regenerasi-Kebangkitan Demokrat Sulsel di Pemilu 2029
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pinrang, Muhtadin, menaruh harapan besar kepada Munafri Arifuddin atau Appi un...
Politik23 Oktober 2026 21:27
AHY Apresiasi Ni’matullah, Sebut Setia Besarkan Demokrat Selama 22 Tahun
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekretaris Jenderal Herman Khaeron menyampaikan apre...
Metro23 Oktober 2026 20:23
Melinda Aksa Buka Pameran UMKM dan Jambore HKG PKK Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, secara resmi membuka Pameran UMKM dan Jambore dalam rangk...