Harga Telur Anjlok, Heriwawan Dorong Operasi Pasar untuk Selamatkan Peternak

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 13 Agustus 2026 14:39

Anggota Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Heriwawan.
Anggota Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Heriwawan.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota Komisi B DPRD Sulawesi Selatan, Heriwawan, mengusulkan pemerintah daerah bersama Perum Bulog segera menggelar operasi pasar untuk menstabilkan harga telur dan bahan baku pakan ternak yang kini menekan peternak ayam petelur.

Usulan itu disampaikan Heriwawan dalam rapat dengar pendapat membahas keberlangsungan usaha peternak ayam petelur dan stabilitas pasokan pangan di Kantor DPRD Sulsel, Kamis (13/8/2026).

Heriwawan mengatakan, salah satu penyebab turunnya harga telur di tingkat peternak adalah produksi yang melebihi kebutuhan Sulawesi Selatan. Berdasarkan data yang disampaikan Dinas Ketahanan Pangan Sulsel, produksi telur mencapai sekitar 26.000 ton, sementara kebutuhan berada di kisaran 22.000 ton.

“Produksi kita sekitar 26.000, sedangkan kebutuhan kita hanya 22.000. Ada selisih sekitar 4.000 atau overproduksi yang mengakibatkan menurunnya harga telur,” kata Heriwawan.

Selain persoalan overproduksi, ia menyoroti kenaikan harga pakan yang turut meningkatkan beban biaya produksi peternak.

Menurutnya, komponen utama pakan terdiri atas jagung, dedak, dan konsentrat yang sebagian masih bergantung pada pasokan impor.

Olehnya itu, legilator fraksi Demokrat Sulsel itu meminta pemerintah mengurai persoalan setiap komponen pakan untuk menentukan bagian yang dapat segera diintervensi.

Salah satu langkah yang diusulkan adalah Bulog melakukan operasi pasar jagung untuk menjaga harga tetap berada dalam batas Harga Acuan Pembelian (HAP).

“Teman-teman dari Bulog bisa tidak segera melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga jagung? Harga jagung tidak boleh melebihi HAP untuk memastikan kebutuhan jagung kita tidak terus naik,” ujarnya.

Tak hanya jagung, Heriwawan juga meminta pemerintah mempertimbangkan operasi pasar telur sebagai langkah cepat mengatasi kelebihan produksi.

Wawan sapaan akrab Heriwawan juga mengusulkan pemerintah membeli telur peternak sesuai HAP untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat.

“Yang kedua, kami meminta kepada Dinas Peternakan dan Dinas Tanaman Pangan, bisa tidak kita melakukan operasi pasar untuk menangani kondisi oversupply sekarang ini. Pemerintah membeli telur peternak sesuai harga HAP untuk dibagikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurut Heriwawan, langkah tersebut dapat menjadi solusi jangka pendek sembari pemerintah memetakan persoalan struktural yang menyebabkan harga telur tertekan.

Ia menilai intervensi diperlukan karena produksi telur tidak dapat dihentikan begitu saja.

“Ayam ini kan tidak bisa dilarang bertelur. Dia harus terus bertelur, otomatis produksi akan terus meningkat. Harus ada tindakan pemerintah untuk menstabilkan harga agar para peternak tidak dirugikan,” tegas Wawan.

Heriwawan juga meminta Pemprov Sulsel mengidentifikasi komponen pakan yang dapat ditekan melalui kebijakan pemerintah. Intervensi tersebut dinilai penting untuk mengurangi biaya produksi sekaligus menjaga keberlangsungan usaha peternak.

Politisi muda ini menekankan, persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat harus segera diteruskan ke kementerian terkait maupun DPR RI agar dapat dicarikan solusi bersama.

“Yang hubungannya dengan Pemprov Sulsel kita lakukan sekarang dalam waktu yang tidak terlalu lama. Yang hubungannya dengan pemerintah pusat, itulah yang akan kita teruskan kepada kementerian maupun DPR, supaya peta masalahnya jelas dan kita bisa melakukan solusi,” ujarnya.

Heriwawan berharap pemerintah tidak berhenti pada pembahasan persoalan, tetapi segera mengambil langkah konkret untuk menjaga keseimbangan antara produksi, harga telur, dan biaya pakan.

“Jangan hanya sekadar kita bicara satu per satu menyampaikan keluh kesahnya. Harus ada solusi konkret yang bisa kita lakukan,” kunci Wawan.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Oktober 2026 23:36
Resmi Ditutup, 134 Peserta Siap Ikuti Pelatihan Relawan Penegakan Hukum Pemilu Bawaslu Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti ...
Metro01 Oktober 2026 23:13
Hari Kesaktian Pancasila, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Ajak ASN Hidupkan Nilai-Nilai Pancasila
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk...
Nasional01 Oktober 2026 22:31
Pemerintah Siapkan Pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah menyiapkan pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BP-GMN) untuk memperkuat tata kel...
Metro01 Oktober 2026 22:08
APBD-P 2026 Makassar Rp5,26 Triliun, Appi: Layanan Dasar dan Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi mengetok palu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (AP...