Hari Jadi Bone ke-695 Dimeriahkan dengan Mattompang Akbar 10.000 Bilah

Nhico
Nhico

Kamis, 10 April 2025 09:02

Hari Jadi Bone ke-695 Dimeriahkan dengan Mattompang Akbar 10.000 Bilah.
Hari Jadi Bone ke-695 Dimeriahkan dengan Mattompang Akbar 10.000 Bilah.

Pedomanrakyat.com, Bone – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bone ke-695 tahun, Komunitas Pemerhati Pusaka bersama Panre Bessi menggelar Mattompang Akbar 10.000 Bilah di Lapangan Merdeka Bone, Rabu (9/4/2025).

Kegiatan budaya ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian warisan leluhur, tetapi juga menjadi simbol penyatuan semangat masyarakat Bone dalam menjaga jati diri dan tradisi daerah.

Ketua panitia pelaksana, A. Tenri Polo Wija, dalam laporannya menyampaikan bahwa Mattompang bukan sekadar membersihkan pusaka, melainkan juga membersihkan hati, menyatukan tekad, serta menumbuhkan semangat kebersamaan demi Bone yang lebih maju dan bermartabat.

Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Bone A. Asman Sulaiman , yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia yang berhasil mengumpulkan pemerhati pusaka dari 27 kecamatan se-Kabupaten Bone, bahkan juga dari luar daerah seperti Makassar, Wajo, Soppeng, Parepare, dan Sinjai.

Bupati juga berjanji akan mendukung penuh agar pada perayaan Hari Jadi Bone tahun depan, kegiatan Mattompang dapat dikemas lebih meriah, bahkan menargetkan hingga 100.000 bilah pusaka untuk memecahkan rekor MURI.

Mattompang sendiri merupakan salah satu ritual budaya sakral masyarakat Bugis Bone yang diwariskan secara turun-temurun. Kata “Mattompang” berarti membersihkan, sedangkan “Arajang” merujuk pada pusaka kerajaan seperti keris, tombak, dan tameng. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, penyucian simbol kekuasaan, dan harapan akan keselamatan, kejayaan, serta keberkahan bagi Kabupaten Bone.

Tradisi ini telah berlangsung sejak masa pemerintahan Raja Bone La Tenri Tatta Arung Palakka, dan hingga kini tetap menjadi simbol kuat peradaban dan identitas Kerajaan Bone.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Bone A. Akmal Pasluddin, Ketua DPRD Bone A. Tenti Walinonong, Dandim 1407/Bone Letkol Rezky, para Kepala OPD, beberapa camat, serta ratusan pemerhati pusaka dari berbagai daerah. Acara ditutup dengan Atraksi Gendrang dari 40 pemain Gendang dari 15 Sanggar Seni di Bone yang berhasil memukau tamu undangan

Acara berlangsung khidmat, penuh makna, dan menjadi momentum penting dalam membangkitkan semangat pelestarian budaya Bugis di tengah arus modernisasi.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...