Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sungai Nipa-nipa Ditanami 1.000 Bibit Mangrove

Nhico
Nhico

Minggu, 05 Juni 2022 19:46

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sungai Nipa-nipa Ditanami 1.000 Bibit Mangrove

Pedomanrakyat.com, Bantaeng – Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Komunitas Peduli Sungai Bantaeng melakukan aksi reboisasi (penanaman kembali) hutan mangrove di Sungai Nipa-nipa, Pantai Bombong, kecamatan Pa’jukukang.

Aksi menanam ini digelar dalam rangkaian kegiatan hari lingkungan hidup sedunia, Minggu, 5 Juni 2022.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin turut hadir dalam gerakan reboisasi tersebut. Dalam kesempatan itu, dia menyebut jika kegiatan ini adalah sebuah bentuk komitmen bersama untuk melihat Bantaeng yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

“Ini adalah aktivitas yang memberikan kebermanfaatan untuk masa depan kita semua,” jels dia.

Dia menambahkan, isu lingkungan hidup adalah sebuah hal yang patut menjadi perhatian kita semua. Menurut dia, perhatian terhadap lingkungan adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi.

Dia menambahkan, selain melakukan intervensi terhadap lingkungan pesisir pantai, dalam waktu dekat ini, pemerintah kabupaten juga akan melakukan intervensi di daerah ketinggian wilayah Bantaeng. Dia berharap, intervensi pemerintah ini bisa memberikan dampak yang lebih baik terhadap lingkungan sekitar.

“Semua menjadi bagian dari pada ikhtiar kita yag mau hadir memberikan kepedulian dan kelestarian lingkungan kita,” jelas dia.

Ketua Panitia Pelaksana, Damar mengatakan, kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan hari lingkungan hidup sedunia. Dia menyebut, aksi reboisasi ini adalah untuk mengembalikan kondisi sungai Nipa-nipa yang mulai kekurangan mangrove.

“Ada 1.000 bibit mangrove yang kita tanam dan dijaga untuk tetap tumbuh dan berkembang,” kata dia.

Sementara itu, camat Pajukukang, Abdul Haris menuturkan bahwa program penanaman mangrove ini menjadi bentuk edukasi bagi masyarakat untuk melestarikan alam

“Harapan kami dengan kegiatan penanaman mangrove ini mampu mengedukasi bagi masyarakat, termasuk anak-anak bisa belajar tentang lingkungan, khususnya tanaman mangrove. Kegiatan ini adalah cikal bakal dari kegiatan yang akan memberikan dampak positif bagi desa lain di Pajukukang, untuk melestarikan juga desanya dengan menanam tanaman daerah khususnya 8 Desa yg berada dipesisir wilayah Pajujukang,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Kecamatan Pajukukang adalah penyangga lingkungan di Kabupaten Bantaeng. Sebab di dalam wilayahnya ada industri yang tentunya harus ditopang dengan keseimbangan lingkungan di sekitar

 Komentar

Berita Terbaru
Metro12 Februari 2026 23:24
Andi Odhika Dengarkan Keluhan Warga Tamalanrea–Biringkanaya Soal Kesehatan dan Pendidikan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan melanjutkan reses kedua masa persidangan kedua tahun sidan...
Metro12 Februari 2026 22:48
Eric Horas Janji Tindak Lanjut Aspirasi Warga, Dari Drainase hingga Lampu Jalan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas kembali menyapa konstituennya dalam rangka reses kedua masa persidangan...
Edukasi12 Februari 2026 22:36
Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Ruang Akademik dan Seni
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa sebagai upaya...
Metro12 Februari 2026 21:47
Pemprov Sulsel Raih Penghargaan SAKIP 2025, Nilai Akuntabilitas Kinerja Naik ke Kategori Sangat Baik
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan capaian positif dalam tata kelola pemerintahan. Pemprov Su...