Hasil Survei: Dominasi Partai Golkar di Sulsel Terancam Tamat pada Pemilu 2024

Muh Saddam
Muh Saddam

Minggu, 08 Januari 2023 22:21

Ilustrasi (F-Int)
Ilustrasi (F-Int)

Pedomanrakyat.com, Makassar – Partai Golkar, Nasdem dan Gerindra bersaing ketat dalam memperebutkan dominasi kursi di DPRD Sulsel pada Pemilu 2024 mendatang.

Berdasarkan hasil survei PT General Survei Indonesia (GSI), elektabilitas ketiga partai ini terpaut kurang dari 2 persen.

Hasil survei tersebut dipaparkan Direktur PT GSI, Dr Jurfiadi MSP dalam diskusi awal tahun bertema “Bedah Kekuatan Gerindra Sulsel Ditangan AIA” di Warkop Aleta, Toddopuli, Kamis (8/1/2023).

“Ketiga partai ini bersaing ketat dipapan atas. Kami melihat bahwa elektabilitas Gerindra makin signifikan kenaikannya. Gerindra adalah partai yang berpotensi bisa memegang puncak,” kata Jufriadi yang juga akademisi Universitas Bosowa Makassar ini.

Berdasarkan hasil survei tersebut, Golkar masih menempati urutan tertinggi dengan elektabilitas 13,4%, disusul Nasdem dengan elektabilitas 12,3%, dan Gerindra dengan elektabilitas sebesar 12,1%.

Sementara Demokrat hanya menempati posisi keempat dengan elektabilitas 6,8% disusul PPP, PKB dan PDIP yang masing-masing memperoleh elektabilitas 6,2%, 6,1% dan 6,0%.

Selisih elektabilitas yang hanya terpaut maksimal 2%, menempatkan Golkar di posisi terancam. Jika terus demikian, dominasi Golkar di Sulsel diprediksi akan tamat pada Pemilu 2024 mendatang.

Menurut Dr Ridwan Fawallang, pengamat politik islam dari Universitas Muhammadiyah Makassar, hasil survei Litbang Kompas jika disandingkan dengan survei PT GSI menunjukkan jika Gerindra di kawasan Indonesia Timur mendapatkan keuntungan besar dari Prabowo Effect.

Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, Prabowo masih unggul di luar Pulau Jawa dibanding figur bakal capres lainnya. Di Sulsel sendiri, Prabowo masih lebih unggul dari tuan rumah, Syahrul Yasin Limpo dan Amran Sulaiman.

“Di Sulsel yang notabene diklaim sebagai kandang Golkar, Prabowo masih melejit. Elekbilitas Gerindra ini mungkin pengaruh dari Prabowo Effect. Gerindra adalah satu-satunya partai, di mana ketum di posisikan sebagai bakal capres,” kata Ridwan

“Perbedaan survei yang sangat tipis dengan Golkar dan Nasdem merupakan peluang besar yang menjadi PR tersendiri bagi Partai Gerindra, dan juga PR besar Golkar di Sulsel,” lanjutnya.

Hal serupa disampaikan Direktur PT Indeks Politica Indonesia, Suwadi Idris Amir. Menurutnya Golkar tidak akan lagi mendominasi suara di Sulsel pada Pemilu 2024 mendatang.

“Sulit bagi Golkar meraih 17 kursi lagi, karena sudah kehilangan pola! Posisinya saat ini itu sudah direbut adik-adiknya sendiri, yakni Gerindra dan Nasdem,” lanjutnya.

Menurut Suwadi, keberhasilan Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel meyakinkan kepala-Kepala daerah dan pengusaha untuk menjadi caleg di Partai Gerindra adalah ancaman terbesar bagi dominasi Partai Golkar di Sulsel.

“Kenapa dulu Golkar mendominasi? Karena mereka berhasil meyakinkan kepala-Kepala daerah dan pengusaha. Nah, sekarang Golkar tidak lagi memiliki kemampuan itu,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi11 Februari 2026 21:32
Komitmen Pengembangan SDM, IWIP Raih Penghargaan Golden Leader JMSI Awards
Pedomanrakyat.com, Banten – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dinilai sebagai Golden Leader Pembangunan Sumber Daya Manusia setelah m...
Metro11 Februari 2026 20:35
Ismail Fokus Perjuangkan Air Bersih, Jawab Harapan Warga Pesisir Utara Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang berada di wilayah utara...
Metro11 Februari 2026 19:24
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Hadiri Groundbreaking Preservasi Jalan Rp274 Miliar di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking preservasi jalan Paket 2 Multi...
Metro11 Februari 2026 18:38
Turun ke Warga, Andi Odhika Janji Kawal Aspirasi Drainase, KIS, dan Bansos
Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang ...