Pedomanrakyat.com, Pinrang – Sebagai salah satu daerah dengan garis pantai yang mencapai kurang lebih 93 kilometer, Kabupaten Pinrang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kelestarian wilayah pesisirnya.
Salah satu langkah konkret yang terus digalakkan adalah penanaman mangrove sebagai solusi jangka panjang dalam mengatasi abrasi pantai sekaligus menjaga keberlangsungan ekosistem laut.
Hal ini diungkapkan Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos saat melakukan penanaman mangrove di pesisir Pantai Marabombang, Kecamatan Suppa, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga :
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan menegaskan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata dalam melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi yang setiap tahun berpotensi menggerus daratan dan mengancam pemukiman warga.
“Penanaman mangrove ini merupakan upaya jangka panjang untuk melindungi garis pantai kita. Jika pantai terjaga, maka masyarakat pesisir pun akan merasa aman dan terlindungi,” ungkap Bupati Irwan.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa manfaat mangrove tidak hanya terbatas pada perlindungan fisik pantai, tetapi juga berperan penting dalam mengembalikan dan menjaga keseimbangan ekosistem laut.
Hutan mangrove menjadi habitat alami berbagai biota laut seperti ikan, kepiting, dan udang yang memiliki nilai ekonomis tinggi bagi para nelayan.
Dengan demikian, keberadaan mangrove diharapkan mampu meningkatkan hasil tangkapan nelayan, yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Pinrang, sebagai momentum refleksi untuk terus menjaga dan merawat potensi daerah, khususnya wilayah pesisir yang menjadi salah satu aset penting daerah.
Bupati Irwan turut mengingatkan bahwa beberapa wilayah pesisir di Kabupaten Pinrang tergolong rawan abrasi, diantaranya Kecamatan Suppa, Kecamatan Mattiro Sompe, dan Kecamatan Lembang.
Olehnya itu, diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
“Pantai kita memiliki potensi besar, tidak hanya sebagai penyangga ekosistem tetapi juga sebagai destinasi wisata. Jika kebersihan dan kelestariannya dijaga, maka manfaat ekonominya pun akan kembali kepada masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan juga menyampaikan pesan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Lingkungan yang bersih dan lestari, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif dan sejahtera.
Melalui gerakan penanaman mangrove ini, Pemerintah Kabupaten Pinrang berharap terbangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama demi keberlanjutan hidup generasi mendatang dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Komentar