Hore! Pemerintah Tambah Peneriman Bansos Tahun Ini

Nhico
Nhico

Minggu, 18 Juli 2021 15:25

Hore! Pemerintah Tambah Peneriman Bansos Tahun Ini

Pedoman Rakyat, Jakarta-Pemerintah memutuskan penambahan anggaran dan keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) untuk tahun ini. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, terdapat tambahan penerima bansos usulan pemerintah daerah (pemda).

Usulan tambahan KPM tersebut adalah KPM yang bukan penerima kartu sembako dan di luar KPM bantuan sosial tunai (BST) yang sudah tercatat. “Mereka akan mendapatkan (bansos selama) enam bulan, masing-masing (KPM) Rp 200.000 per bulan, sehingga anggarannya adalah Rp 7,08 triliun,” ujar Menkeu dalam konferensi pers, Sabtu (17/7/2021).

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, pada tahun ini pemerintah menganggarkan Rp 28,31 triliun untuk program keluarga harapan (PKH) dengan sasaran sekitar 10 juta KPM (sekitar 40 juta orang). Alokasi anggaran program kartu sembako semula Rp 42,37 triliun untuk 18,8 juta KPM (sekitar 75,2 juta orang).

Besaran manfaat sebesar Rp 200.000/bulan. Kemudian, pemerintah memutuskan tambahan anggaran sebesar Rp 7,52 triliun untuk tambahan besaran manfaat pada bulan Juli dan Agustus sebesar masing-masing Rp 200.000 per bulan. Jadi, alokasi anggaran untuk program kartu sembako menjadi Rp 49,89 triliun.

Lalu, pemerintah mengalokasikan anggaran program bantuan beras Bulog sebesar Rp 3,58 triliun. Bantuan ini menyasar 28,8 juta KPM (sekitar 115,2 juta orang). Bantuan ini diberikan untuk penerima BST dan kartu sembako. Masing-masing KPM akan menerima 10 kilogram beras.

Selanjutnya, pemerintah menambahkan alokasi anggaran untuk program kartu prakerja. Semula pemerintah menganggarkan Rp 20 triliun untuk 5,6 juta peserta. Kemudian ditambahkan anggaran Rp 10 triliun untuk 2,8 juta peserta.

“Sehingga total anggaran menjadi Rp 30 triliun dan penerima 8,4 juta peserta. Berdasarkan beberapa survei menggambarkan bahwa program pra kerja ini cukup membantu para pencari kerja atau yang terkena PHK,” ujar Sri Mulyani.

Selain itu, pemerintah memutuskan perpanjangan subsidi kuota internet sampai Desember 2021. Subsidi ini ditujukan untuk 38,1 juta siswa/tenaga pendidik. Saat ini, Kementerian Keuangan terus berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta Kementerian Agama terkait perpanjangan subsidi kuota internet tersebut.

“Kami sudah mengalokasikan Rp 5,54 triliun untuk meng-cover sampai dengan bulan Desember nanti. Sehingga totalnya nanti menjadi Rp 8,53 triliun dari alokasi semula yang sekitar Rp 3 triliun,” tutur Sri Mulyani.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 11:04
Atlet dan Pelatih Punya Keluhan? KONI Makassar Buka Saluran Pengaduan, Catat Nomornya!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membuka layanan pengaduan bagi atlet dan pelatih menjelang Pek...
Politik15 Oktober 2026 03:59
Tok! Mendagri Resmi Berhentikan Husniah Talenrang Tidak dengan Hormat sebagai Bupati Gowa
Pedomanrakyat.com, Gowa – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan secara resmi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Husniah Talen...
Nasional14 Oktober 2026 23:23
Menhut Perkuat Operasi Darat-Udara di Tanjung Puting, Fokus Lindungi Zona Inti dari Karhutla
Pedomanrakyat.com, Kotawaringin Barat – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutl...
Metro14 Oktober 2026 22:20
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Lima Pulau
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang akan menjangkau...