Imbas Pilkada Toraja, Fraksi Golkar Copot Jabatan John Rende di DPRD Sulsel

Editor
Editor

Senin, 07 Desember 2020 12:11

Ketua DPD I Golkar Sulsel terpilih Taufan Pawe saat konsolidasi pemenangan di Toraja
Ketua DPD I Golkar Sulsel terpilih Taufan Pawe saat konsolidasi pemenangan di Toraja

Pedoman Rakyat, Makassar – DPD 1 Golkar Sulsel benar benar tegas dan serius menertibkan kader kadernya yang tidak sejalan dengan kebijakan DPP Partai Golkar.

Atas tindakannya yang melawan usungan partai, legislator Golkar DPRD Sulsel asal Tana Toraja, John Rende Mangontan (JRM), kini dicopot dari jabatan, baik sebagai Ketua Komisi D bidang pembangunan, maupun sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Sulsel.

Hal itu dibenarkan sekretaris Fraksi Golkar DPRD Sulsel, Rahman Pina. “Iya betul. Ini bentuk pembinaan kepada anggota fraksi yang tidak taat menjalankan perintah partai. Baik yang terkait Pilkada, maupun kebijakan partai lainnya,” kata Rahman Pina, Senin 7 Desember 2020.

Surat pencopotan John Rende itu, telah disampaikan ke Ketua DPRD untuk ditindaklanjuti. “Sudah, sudah. Suratnya sudah di meja bu Ketua DPRD,” kata Rahman.

Mantan legislator DPRD Makassar dua periode ini menjelaskan, fraksi sebagai perpanjangan tangan partai, ingin semua anggota fraksi bisa tertib dan tidak keluar dari arah kebijakan yang telah diputuskan. Kebijakan ini juga untuk menjaga wibawa dan marwah Partai Golkar sebagai partai besar.

Tidak boleh ada bergerak atas keinginan sendiri. Sebagai partai besar, modern, dan disegani. Aturan partai harus ditegakkan, dan menjadi warning bagi kader lainnya,” kata Rahman Pina yang juga adalah Ketua AMPG Sulsel ini.

Seperti ramai diberitakan, John Rende dianggap melawan putusan partai saat menghadiri konsolidasi pemenangan usungan Golkar di Tana Toraja awal pekan lalu. Ia ogah mengangkat dua jari simbol nomor urut Nicodemus Biringkanae- Viktor Datuan Batara (Nico- Viktor) yang diusung Golkar. Walaupun akhirnya menurut setelah dipaksa oleh Ketua DPD 1 Golkar Sulsel, Dr H Taufan Pawe untuk mengangkat dua jari di depan pengurus Golkar Tana Toraja.

Setelah kasus tersebut, John Rende menyampaikan permohonan maaf. Namun selepas acara itu, John Rende malah hadir lagi di acara kampanye kandidat lain dan menjelek jelekkan jagoan Golkar. Ia juga menyampaikan kalau perlawanannya itu didukung DPP dan Mahkamah Partai Golkar.

Ditanya terkait kemungkinan adanya PAW John Rende, Rahman Pina menyerahkan ke DPD 1 Golkar. “Itu kewenangan partai. Tugas kami di fraksi sebagai etalase terdepan adalah mengamankan setiap kebijakan partai,” terang Rahman Pina. (zul)

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional15 Oktober 2026 23:26
Kemenhut Selidiki Temuan Tengkorak Orangutan di Areal HCV PT KAL
Pedomanrakyat.com, ​Ketapang – Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Kalimantan menyelidiki temuan tengkorak yang ...
Metro15 Oktober 2026 22:24
Wali Kota Munafri Sabet Grand Baznas Award 2026, Target Makassar Jadi Kota Filantropi Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat pengelolaan zakat dan membangun kepedulian sosial kembali mendap...
Politik15 Oktober 2026 21:21
PSI Sulsel Panaskan Mesin Partai di Toraja Utara, Syamsir: Kemenangan Harus Diperjuangkan
Pedomanrakyat.com, Toraja Utara – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan terus memperkuat konsolidasi internal dengan menyambangi kader...
Nasional15 Oktober 2026 20:24
Hotspot Nasional 372 Titik, Kemenhut Perkuat Penanganan Lapangan dan Perlindungan TN Tanjung Puting
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan terus memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui operasi darat dan ...