IPK Melorot, ICW Nilai Jokowi Tak Tahu Kondisi Pemberantasan Korupsi

Nhico
Nhico

Senin, 13 Februari 2023 10:48

IPK Melorot, ICW Nilai Jokowi Tak Tahu Kondisi Pemberantasan Korupsi

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyebutkan turunnya indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia juga disebabkan tidak ada kebijakan yang mendukung pemberantasan korupsi.

Hal tersebut disampaikannya saat diskusi “Persepsi Korupsi Melorot, Pemberantasan Korupsi Disorot”, Ahad 12 Februari 2023.

“Selama 8 tahun Pak Jokowi memimpin Indonesia tidak ada kebijakan yang mendukung pemberantasan korupsi,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut Kurnia mengatakan, selama 8 tahun pemerintahan Jokowi memberikan janji namun hingga saat ini belum terealisasikan.

Padahal kata Kurnia, janji tersebut merupakan paket penting membantu pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Pak Jokowi mengatakan akan mendorong dua undang-undang yang sebenarnya yang merupakan paket penting untuk pemberantasan korupsi, ada perampasan aset dan pembatasan transaksi uang tunai,” katanya.

Dua draf RUU tersebut sudah ada di DPR RI sejak tahun 2012. Namun hingga kini, pembahasannya belum tuntas.

Padahal, kata dia, Jokowi dalam sejumlah kesempatan, misalnya pada momentum Peringatan Hari Anti korupsi Dunia, pernah menyampaikan bahwa pemerintah tidak pernah lelah mendukung upaya pemberantasan korupsi.

“Satu setengah bulan, Pak Jokowi mengumumkan itu. Pemberantasan korupsi kita anjlok. Itu terlihat Pak Jokowi tidak memiliki pengetahuan yang cukup soal kondisi sesungguhnya pemberantasan korupsi di Indonesia,” ucapnya.

Sebelumnya, IPK indonesia yang merosot empat poin, dari 38 pada 2021 menjadi 34 di 2022. Deputi Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia, Wawan Suyatmiko menyebut penurunan skor IPK merupakan penurunan paling drastis sejak 1995 di Pullman Hotel, Jakarta, Selasa, 31 Januari 2023.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 April 2026 15:48
Gubernur Sulsel Ungkap Perkembangan Preservasi Jalan Ruas Makassar-Gowa dan Takalar Capai 26 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membeberkan update progres pelaksanaan program Multiyears Pro...
Ekonomi17 April 2026 15:33
Gak Perlu Jauh! Semua Kebutuhan Haji, Umrah dan Oleh-oleh Khas Timur Tengah Kini Hadir di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, resmi membuka ca...
Daerah17 April 2026 15:20
1.856 ASN WFH, Pemkab Maros Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu
Pedomanrakyat.com, Maros — Pemerintah Kabupaten Maros mulai menerapkan sistem work from home (WFH) bagi ASN secara penuh pekan ini. Dari total 6.392...
Metro17 April 2026 15:07
15 Peserta Kafilah Luwu Timur Lolos ke Final MTQ XXXIV Sulsel 2026 di Maros
Pedomanrakyat.com, Lutim – Kabar membanggakan datang dari Kafilah Kabupaten Luwu Timur pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat P...