Irma Suryani Ajak Masyarakat Dukung Perluasan Sorgum Sebagai Bahan Mie Instan

Muh Saddam
Muh Saddam

Sabtu, 13 Agustus 2022 20:34

Irma Suryani Ajak Masyarakat Dukung Perluasan Sorgum Sebagai Bahan Mie Instan

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerhati pangan dari Partai Nasdem, Irma Suryani Chaniago mengajak semua pihak untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan subtitusi sorgum sebagai salah satu penguat pangan nasional.

Menurutnya, sorgum merupakan tanaman asli Indonesia yang pas dijadikan sebagai pengganti gandum.

Irma mengatakan, sejauh ini tingkat konsumsi gandum terbilang tinggi meski sebenarnya masyarakat Indonesia bisa menggantinya dengan sorgum.

Sorgum adalah komoditas yang jauh lebih sehat apabila dibandingkan gandum yang memiliki kandungan membahayakan bagi kesehatan.

“Sudah saatnya kita beralih ke sorgum, komoditas dan tanaman asli Indonesia yang jauh lebih sehat. Sorgum juga adalah tanaman asli Indonesia yang berpotensi sebagai pengganti gandum dunia,” katanya, Sabtu (13/8/2022).

Menurut Irma, tanaman sorgum bisa dijadikan sebagai bahan utama pembuatan tepung yang selanjutnya bisa diolah menjadi roti, kue dan bahkan mie instan. Baginya, Indonesia adalah negara kaya yang memiliki aneka ragam komoditas pangan terbaik di dunia.

“Kita harus bangga sama pangan Indonesia. Apalagi sekarang pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus gencar mengembangkan panganan lokal seperti sagu dan singkong sebagai tepung. Mari kita dukung bersama,” katanya.

Terpisah, Pakar Pangan Universitas Brawijaya, Sujarwo mengatakan bahwa pengembangan sorgum sebagai penguatan pangan nasional merupakan langkah yang sangat tepat karena komoditas tersebut merupakan komoditas asli Indonesia yang bisa menekan tingginya impor gandum.

Sujarwo mengatakan, Indonesia memiliki potensi subtitusi pangan lokal yang dapat dikembangkan secara luas di seluruh daerah. Hal ini menjadi kunci sekaligus solusi dalam mengantisipasi kemungkinan adanya krisis pangan global.

Apalagi, menurut Sujarwo, kondisi geopolitik dunia dalam keadaan kurang baik, mengingat perang Rusia dan Ukraina terus berlangsung sehingga berdampak luas terhadap ketahanan pangan global. Termasuk kondisi pangan nasional yang memiliki kebutuhan gandum cukup banyak.

“Saya bilang ini langkah tepat karena kebutuhan pangan bisa kita penuhi dari dalam negeri. Saya juga melihat pertanian Indonesia sudah mulai berkembang mengingat semakin banyaknya intervensi teknologi dan mekanisasi,” jelasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro11 Februari 2026 12:19
Wali Kota Munafri Tinjau Karya Inovasi Anak Muda Makassar Sulap Sampah Plastik Jadi BBM
Pedomanrakyat.com, Makassar — Karya inovasi anak muda Kota Makassar, kembali menunjukkan perannya dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarak...
Metro11 Februari 2026 12:14
Sekda Makassar Terima Kunjungan Bupati Sarolangun, Bahas Pengelolaan PAD hingga Kinerja ASN
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menerima kunjungan kerja Bupati Sarolangun, Provinsi Jam...
International11 Februari 2026 11:24
8.000 Pasukan RI Bakal Dikirim ke Gaza untuk Misi Perdamaian
Pedomanrakyat.com, Gaza – Pemerintah Indonesia berencana mengirim sekitar 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza Palestina. Hal ini sedang dibahas unt...
Nasional11 Februari 2026 11:11
Prabowo Bertemu 5 Konglomerat Selama 4,5 Jam di Hambalang, Ini yang Dibicarakan
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima permohonan audiensi dari lima pengusaha nasional di kediaman Hambalang, Bogor, S...