Israel Kembali Batasi Akses Muslim ke Masjid Al-Aqsa Selama Ramadan

Nhico
Nhico

Sabtu, 14 Februari 2026 17:53

Israel Kembali Batasi Akses Muslim ke Masjid Al-Aqsa Selama Ramadan

Pedomanrakyat.com, Israel Pihak berwenang Israel kembali membatasi akses bagi umat Islam yang hendak beribadah di Masjid Al Aqsa selama bulan suci Ramadan.
Mantan mufti agung Yerusalem Sheikh Ekrima Sabri mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa otoritas Israel sudah menyusun rencana untuk membatasi Masjid Al Aqsa bagi Muslim.

“Pihak berwenang Israel telah melarang puluhan pemuda memasuki masjid dan mengumumkan bahwa mereka tidak akan melonggarkan pembatasan selama Ramadan bagi jemaah yang tiba dari Tepi Barat,” kata Sabri, yang juga kepala Dewan Islam Tertinggi di Yerusalem.

“Ini berarti akan ada pembatasan yang lebih ketat. Jumlah jemaah di Al Aqsa akan lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya. Ini bertentangan dengan kebebasan beribadah dan mengganggu pelaksanaan puasa selama Ramadan,” lanjutnya.

Ratusan ribu warga Palestina di Tepi Barat biasanya melakukan perjalanan ke Yerusalem Timur saat Ramadan untuk beribadah di Masjid Al Aqsa.

Namun, sejak agresi diluncurkan pada Oktober 2023, Israel memperketat pos pemeriksaan Yerusalem dan membatasi akses penduduk Tepi Barat, Palestina, ke wilayah yang diduduki tersebut.

Selama dua tahun terakhir, hanya sejumlah kecil warga Palestina yang diizinkan ke situs suci ketiga umat Islam itu.

Otoritas Israel hingga kini belum mengumumkan peraturan khusus untuk Masjid Al Aqsa selama Ramadan tahun ini.

Dalam beberapa hari terakhir, Israel sudah mengeluarkan perintah sementara terhadap pemuda Palestina di Yerusalem Timur, yang melarang mereka memasuki Masjid Al Aqsa selama Ramadan. Beberapa larangan ada yang berlangsung hingga enam bulan.

Kebijakan ini dibuat setelah Mayor Jenderal Avshalom Peled ditunjuk pada awal Januari lalu sebagai komandan polisi baru di Yerusalem Timur. Menurut surat kabar Israel, Haaretz, penunjukan Peled di Yerusalem Timur dilakukan agar Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir bisa lebih leluasa bertindak di situs itu.

Sejak 2003, polisi Israel secara sepihak mengizinkan ekstremis memasuki kompleks masjid, meskipun berulang kali dilarang oleh Departemen Wakaf Islam.

“Kami menyesalkan tindakan keras yang akan diberlakukan oleh otoritas pendudukan terhadap Muslim yang datang ke Masjid Al-Aqsa,” kata Sabri.

“Pemerintah sayap kanan jelas-jelas bertujuan mengimplementasikan rencana agresifnya terkait Masjid Al Aqsa,” ujarnya lagi.

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga24 Agustus 2026 12:38
Sekda Zulkifly Terima Audiensi Panitia Makassar Bike Race 2026: Harap Jadi Wadah Pembinaan Atlet Sepeda
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly menerima audiensi panitia Makassar Bike Race 2026 di Ruang Rapat ...
Metro24 Agustus 2026 11:41
Kabar Duka, Ayah Wakil Wali Kota Parepare Hermanto Meninggal Dunia
Pedomanrakyat.com, Parepare – Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti keluarga Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto. Ayahanda ter...
Nasional24 Agustus 2026 10:48
Api di TN Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Seluruh Gajah Terpantau Aman
Pedomanrakyat.com, Lampung Timur – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Resor Kuala Penet, Taman Nas...
Politik24 Agustus 2026 09:58
Supratman Perkuat Sinergi DPRD Makassar-Barru, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
Pedomanrakyat.com, Makassar_Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman dari Fraksi NasDem, bersama Wakil Ketua I DPRD Makassar, Suharmika dari Fraksi Golkar,...