Izin Acara Desak Anies Dicabut, Timnas AMIN : Bukti Kekuasaan Semakin Ketakutan

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 24 Januari 2024 09:56

Desak Anies (F-Int)
Desak Anies (F-Int)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Timnas AMIN menyesalkan sikap kekuasaan yang disinyalir menjadi dalang di balik pencabutan izin acara “Desak Anies” yang rencananya digelar di Museum Diponegoro Sasana Wiratama, Yogyakarta, Selasa (23/1/2024).

Juru Bicara Timnas AMIN, Muhammad Ramli Rahim mengatakan, pencabutan izin secara mendadak terhadap kegiatan atau kampanye capres nomor urut 1 Anies Baswedan sering terjadi. Sebelum di Yogyakarya, juga pernah terjadi di Padang, NTB, dan banyak tempat lainnya.

“Saya kira ini bagian dari ketakutan antek-antek kekuasaan yang takut untuk terjadinya dua putaran, jadi semua tekanan dilakukan. Tentu kami sangat menyesalkan itu,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 23 Januari.

Tekanan yang dialami AMIN sejauh ini, ditegaskan Ramli, makin hari memang makin terasa. Hal itu terjadi lantaran adanya ketakutan besar dari kekuasaan.

“Kami mendapatkan informasi dan punya bukti-bukti bagaimana kepala desa ditekan, KUA ditekan, PKH ditekan. Dan kemudian sekarang kegiatan-kegiatan tersebut dicabut izinnya mendadak,” tegasnya.

Pencabutan izin acara Anies dikatakan Ramli adalah masalah yang besar. Lantaran peserta pasti akan merasa kecewa. Belum lagi salah alamat, jikalau acara kemudian dialihakan secara mendadak.

“Seperti di NTB itu, semua sudah lengkap dan tiba-tiba ijinnya dicabut. Berpindah acaranya. Begitu juga ini di jogja, sudah ada ijinya, persiapan baik, tiba-tiba dicabut,” sesalny.

Harusnya, ditegaskan Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies (KoReAn) ini, jika memang sebuah acara tidak diizinkan, harus sejak awal disampaikan. Jangan sudah diberi izin, dikasih harapan dan kepastian, tiba-tiba batal.

Meski begitu, menurut Ramli, upaya kecurangan yang dilakukan kekuasaan ini sesungguhnya sia-sia. Karena itu, tidak akan menciutkan semangat perjuangan para relawan, tim kerja, bahkan Anies Baswedan dan Cak Imin sendiri.

“Buat kami justru itu adalah bagian dari tantangan, karena sejak awal Pak Anies mengatakan jalan kita mendaki. Kadang ada duri, itu hal biasa harus dihadapi,” tandasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 Oktober 2026 15:23
Muhtadin Sambut Positif Appi Gabung Demokrat, Harap Partai Bangkit di Pemilu 2029
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pinrang, Muhtadin, menyambut positif wacana Wali Kota Makassar Munafri Arifudd...
Ekonomi06 Oktober 2026 15:17
Gubernur Sulsel: Pelatihan Vokasi Harus Cetak Pekerja dan Wirausaha Baru
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendorong pelatihan vokasi tidak sekadar menjadi program pening...
Metro06 Oktober 2026 14:58
Tak Perlu ke Makassar, Cinema XXI Kini Hadir di Maros dengan 4 Studio-Pemkab Bidik Dampak Ekonomi dan PAD
Pedomanrakyat.com, Maros — Cinema XXI resmi hadir di Grand Mall Maros, Kecamatan Mandai, menjadi bioskop pertama di Kabupaten Maros. Peresmian biosk...
Nasional06 Oktober 2026 13:40
Pengakuan MHA dan Penetapan Hutan Adat Tidak Cukup Berhenti pada Dokumen dan Kebijakan
Pedomanrakyat.com, Yogyakarta— percepatan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) dan penetapan Hutan Adat membutuhkan lebih dari sekadar dokumen dan ...