Jadi Tanggung Jawab Bersama, Bupati Luwu Timur Dorong Kolaborasi Cegah Stunting

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 22 Mei 2025 21:15

Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Luwu Timur.
Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Luwu Timur.

Pedomanrakyat.com, Lutim – Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Luwu Timur, yang digelar di Aula Sasana Praja Kantor Bupati, Kamis (22/5/2025).

Kegiatan ini dirangkaikan dengan sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) serta peluncuran pedoman dan diseminasi percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Luwu Timur tahun 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu Timur mengajak seluruh pemangku kepentingan, terutama di tingkat desa dan kecamatan, untuk berperan aktif dalam upaya penurunan stunting, terlebih di wilayah pelosok yang masih minim fasilitas kesehatan.

“Saya mengajak sektor swasta untuk menjadi bagian dari solusi melalui program orang tua asuh. Harapan kita di tahun 2025, angka stunting bisa turun secara bertahap,” imbuhnya.

“Program seribu Kehidupan juga akan mulai dijalankan melalui anggaran perubahan tahun ini, menyasar ibu hamil dengan dukungan fasilitas gizi dan nutrisi selama 9 bulan hingga 1 tahun pasca melahirkan,” tambah Bupati.

Lanjut Bupati Irwan menegaskan, penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.

“Jika seluruh elemen masyarakat bergerak, maka penurunan stunting bukanlah hal yang sulit untuk dicapai,” tegas Bupati Irwan.

Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin menerangkan bahwa, siklus hidup menjadi perhatian utama BKKBN dalam upaya peningkatan kualitas SDM.

“Pendekatan ini mencakup setiap tahapan kehidupan, dimulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita, baduta (bawah dua tahun), hingga lansia,” ungkap Shodiqin.

Melalui pendekatan siklus hidup ini, kata Shodiqin, BKKBN memastikan bahwa setiap individu mendapatkan intervensi yang tepat sesuai dengan fase kehidupannya, untuk memastikan setiap fase kehidupan mendapat perhatian, termasuk dalam upaya pencegahan stunting.

Beberapa program unggulan juga diperkenalkan, di antaranya, Tamasya (Taman Asuh Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), Si Daya Rahasia, Super F (Aplikasi konsultasi keluarga dan perawatan balita), dan Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) Kolaborasi antara pemerintah, BUMN/BUMD, LSM, media massa, hingga individu untuk menjadi orang tua asuh bagi ibu hamil, balita, dan baduta yang terdampak stunting.

Sementara Kepala DP2KB Kabupaten Luwu Timur, Nursih Hairani melaporkan, tujuan utama rapat koordinasi ini adalah untuk meningkatkan komitmen dan dukungan dari berbagai elemen seperti sektor swasta, PKK, kecamatan, desa lokus stunting, PLKB, dan para orang tua asuh.

Nursih menambahkan, terdapat dua isu penting yang menjadi perhatian dalam penanganan stunting, yakni kependudukan dan bonus demografi. Saat ini mayoritas penduduk berada dalam usia produktif (15–60 tahun), namun tantangan ke depan adalah meningkatnya populasi lansia dengan usia harapan hidup mencapai 74 tahun.

“Situasi ini harus kita kelola sebagai peluang, bukan ancaman. Dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan,” tegas Plt. Kepala Dinas P2KB Lutim ini.

Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan komitmen Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, peluncuran pedoman dan diseminasi percepatan penurunan stunting tahun 2025, serta penyerahan pedoman secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Yayasan Jenewa Madani Indonesia, Andi Irfanji, SKM, M.Kes, yang menggarisbawahi pentingnya kolaborasi semua pihak demi terwujudnya SDM unggul dan Indonesia Emas 2045.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah20 September 2026 16:21
Atasi Kekeringan, Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan 10 Unit Pompa Ponton untuk Petani Pinrang
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meninjau kondisi aliran primer Sungai Saddang untuk pengairan sawa...
Metro20 September 2026 15:29
Gubernur Sulsel Lepas 28 Penerima Beasiswa Luar Negeri 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas 28 penerima beasiswa luar negeri Tahun Anggaran 2026 di A...
Olahraga20 September 2026 14:23
KALLA Peringati 74 Tahun Perjalanan dengan Semangat “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”
Pedomanrakyat.com, Makassar – Memasuki usia ke-74 tahun, KALLA kembali merayakan perjalanan panjang perusahaan dengan semangat kebersamaan. Rangkaia...
Metro20 September 2026 13:20
Gubernur Sulsel Tegaskan Insentif Fiskal dari Pusat untuk Kepentingan Masyarakat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman berkomitmen, insentif fiskal yang diperoleh Pemprov Sulsel dari ...