Jaga Kekhusyukan Ibadah Ramadan, Munafri Arifuddin Imbau Warga Tak Bermain Petasan

Nhico
Nhico

Selasa, 18 Maret 2025 11:12

Munafri Arifuddin Imbau Warga Tak Bermain Petasan.
Munafri Arifuddin Imbau Warga Tak Bermain Petasan.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjemaah di Masjid Al-Haq, Kompleks CV Dewi, Kecamatan Panakkukang, Senin (17/3/2025).

Pada momen ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Kapolrestabes Makassar dan Dandim 1408/BS Makassar.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadan, khususnya terkait larangan bermain petasan.

Bulan suci Ramadan, kata dia, menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak amal ibadah.

Namun, kebiasaan bermain petasan yang kerap terjadi di masyarakat justru dapat mengganggu ketenangan beribadah, terutama di malam-malam terakhir Ramadan.

Munafri, menegaskan pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan selama bulan suci ini. Dia secara khusus meminta aparat kepolisian untuk menertibkan aktivitas bermain petasan yang dapat mengganggu konsentrasi ibadah.

“Mohon kepada Pak Kapolres, yang namanya main petasan tolong ditertibkan. Selain sangat mengganggu, juga bisa berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain,” ujar Munafri.

Dia mengingatkan bahwa hari-hari terakhir Ramadan merupakan waktu yang sangat dimuliakan. Banyak umat Islam yang fokus menyelesaikan bacaan Al-Qur’an dan meningkatkan ibadahnya.

Gangguan suara petasan dapat mengurangi kekhusyukan mereka yang berusaha menggapai malam Lailatul Qadar.

“Ini mengganggu orang, apalagi di hari-hari terakhir di mana orang-orang konsentrasi di 10 hari terakhir Ramadan. Bisa sangat mengganggu orang yang fokus menyelesaikan bacaan Al-Qur’annya,” tambahnya.

Selain petasan, Munafri juga menyoroti fenomena sahur on the road yang kerap dilakukan oleh anak muda. Dia meminta kegiatan ini dikendalikan agar tidak menimbulkan euforia berlebihan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Fenomena akhir Ramadan kadang anak muda keluar sahur on the road. Ini juga kalau bisa ditertibkan karena euforia berlebihan bisa berakibat fatal bagi anak-anak kita,” katanya.

Munafri pum mengajak seluruh jajaran pemerintah, baik camat maupun lurah, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan lingkungan selama Ramadan semi menciptakan kota yang aman.

“Teman-teman Tripika, camat, lurah, terus jaga ketertiban lingkungan dan keharmonisan dalam bermasyarakat. Di bulan suci ini, kita tidak ingin ada persoalan yang bisa mengganggu nilai ibadah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang lebih aman dan nyaman, Munafri juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan kota.

Menurutnya, kondisi lingkungan yang bersih mencerminkan tingkat kepedulian masyarakat terhadap sekitarnya.

“ini harus jadi komitmen kita untuk sama-sama menjaga lingkungan karena lingkungan ini cerminan dari apa yang kita lakukan. Kalau banyak sampah, kotoran, itu berarti kita kurang peduli. Itu tanggung jawab yang harus kita selesaikan dengan baik,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah12 Februari 2026 10:26
12 Peserta Melaju ke Semi Final KTIQ MTQ XI Luwu Timur
Pedomanrakyat.com, Lutim – Cabang lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) pada Majelis 6 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Kabup...
Metro12 Februari 2026 10:10
Komisi C DPRD Makassar: Penataan Kota Harus Jaga Kesejahteraan Warga
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Azwar Rasmin, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan penataan kota yang dica...
Politik12 Februari 2026 09:45
PSI: Soal Cawapres 2029, Kita Serahkan kepada Pak Prabowo
Pedomanrakyat.com, Jakarta — Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menyatakan, penentuan calon wakil presiden ...
Nasional12 Februari 2026 09:35
Wamenhut Tekankan Penguatan Tata Kelola Kehutanan Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menegaskan pentingnya penguatan tata kelola kehutanan yang akunta...