Pedomanrakyat.com, Gowa – Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Lukman B Kady, mengapresiasi penyelesaian proyek Multi Years Project (MYP) ruas jalan Bu’rung-Bu’rung–Bili-Bili, Kabupaten Gowa.
Jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah itu kini dinilai lebih layak dilalui dan diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk wisatawan menuju Malino.
Politikus Partai Golkar tersebut menyampaikan apresiasi setelah menghadiri peresmian jalan MYP Paket 1 di Kabupaten Gowa.
Baca Juga :
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Gowa dan Takalar, ia mengaku turun langsung untuk melihat kualitas hasil pekerjaan yang menjadi program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Kebetulan Kabupaten Gowa ini juga dapil saya, sehingga saya harus hadir melihat hasil pekerjaan multiyears ini, seperti apa kualitas yang telah dikerjakan,” kata Lukman, di Kantor DPRD Sulsel, Kamis (22/10/2026).
Menurut dia, kondisi ruas Bu’rung-Bu’rung–Bili-Bili sebelumnya mengalami kerusakan yang cukup parah. Namun, setelah ditangani melalui program MYP Pemprov Sulsel, kondisi jalan dinilainya jauh lebih baik dan sudah layak digunakan masyarakat.
“Alhamdulillah, setelah kita lihat di lapangan, hasilnya sangat memuaskan. Jalan yang awalnya rusak sekarang sudah layak dilalui masyarakat, baik dari luar daerah maupun warga Gowa sendiri,” ujarnya.
Lukman menilai perbaikan jalan tersebut memiliki manfaat strategis karena menjadi salah satu akses mobilitas masyarakat menuju kawasan wisata Malino.
Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mendukung kelancaran perjalanan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Dia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan proyek MYP tidak terlepas dari fungsi pengawasan DPRD Sulsel, khususnya Komisi D yang membidangi pembangunan infrastruktur.
Ketua fraksi Golkar DPRD Sulsel itu menambahkan, pengawasan dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga sejak tahap awal hingga proyek selesai.
Ia menyebut anggota Komisi D melakukan pemantauan dan kontrol lapangan agar infrastruktur yang dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Yang harus kita jaga adalah kualitas pekerjaan. Karena itu, kami di Komisi D melakukan pengawasan dan kontrol ke lapangan, mulai dari titik nol sampai pekerjaan selesai, supaya jalan ini bisa dinikmati masyarakat dalam waktu lama,” jelas Lukman.
Meski jalan telah selesai diperbaiki, Lukman mengingatkan bahwa pemeliharaan infrastruktur juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.
Ia juga mengajak warga di sekitar ruas Bu’rung-Bu’rung–Bili-Bili, termasuk pemerintah kecamatan, desa, dan dusun, untuk bersama-sama menjaga kondisi jalan.
Ia berharap, infrastruktur yang telah dibangun melalui program MYP tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Gowa, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mendukung akses menuju destinasi wisata unggulan Sulawesi Selatan.
“Dengan hadirnya jalan yang sudah bagus ini, mari kita bersama-sama menjaga dan merawatnya agar bisa dinikmati lebih lama oleh masyarakat,” tutupnya.

Komentar