Jangan Paksakan Politisasi! Tersangka Penikaman Pendukung Appi Dilatari Dendam Pribadi

Editor
Editor

Jumat, 13 November 2020 23:54

Jangan Paksakan Politisasi! Tersangka Penikaman Pendukung Appi Dilatari Dendam Pribadi

Pedoman Rakyat, Makassar – Tim Pemenangan M Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) menanggapi rilis tersangka kasus penikaman salah satu pendukung pasangan Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman) saat debat perdana Pilkada Makassar di Jakarta beberapa waktu lalu.

Berdasarkan ekspose Polda Metro Jaya,  satu dari lima tersangka yang berinisial MNM alias DA disebut sebagai massa pendukung ADAMA’ (akronim Danny-Fatma).

Juru Bicara ADAMA’, Indira Mulyasari menegaskan, makna kata pendukung Danny-Fatma yang disebut oleh aparat kepolisian, adalah mereka yang akan memilih, mendukung, loyal atau bersimpati terhadap Danny-Fatma.

“Mereka (pendukung) ada dimana-mana, tidak hanya di Sulsel. Tentu mereka tidak berkoordinasi dengan Tim Danny-Fatma, maupun kepada Pak Danny atau kepada ibu Fatma untuk menjadi loyalis, menjadi pendukung, menjadi simpatisan atau menjadi pemilih,” tegas Indira Mulyasari, Jumat (13/11/2020).

Mantan wakil ketua DPRD Makassar ini mencontohkan, bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan antar pendukung, pastinya tak memiliki korelasi dengan pasangan calon maupun tim pemenangan. Apalagi, ADAMA’ sejak dulu konsisten menebar pesan damai di Pilkada Makassar.

Diberitakan bahwa polisi telah menangkap lima pelaku. Masing-masing berinisial F (40) , MNM (50), S (51), AP (46) dan S alias AR (39). Polisi menyebut, pelaku berinisial MNM adalah pendukung ADAMA’.

“Yang lainnya (empat pelaku), termasuk tersangka pelaku, tidak disebut sebagai pendukung Danny-Fatma,” kata Indira.

Dari hasil penyelidikan polisi, kejadian penikaman itu dilatari oleh perbuatan korban yang melakukan penghinaan. Tersangka lainnya menyebut korban bersikap arogan.

“Kejadian penikaman itu ternyata dilatari oleh perbuatan korban yang melakukan penghinaan, dan salah satu tersangka menyebut dirinya tidak bisa menerima penghinaan itu. Salah satu tersangka juga menyebut korban bersikap arogan,” pungkasnya.(zeg)

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional01 Desember 2020 18:16
Rumah Mahfud Md di Pamekasan Madura Digeruduk Massa Berpakaian Busana Muslim
Tak hanya itu, terdengar seseorang dalam video yang menjelaskan jika video tersebut diambil di depan rumah Mahfud Md...
Politik01 Desember 2020 17:25
Tegas! Ketua Asosiasi RT/RW Se-Makassar Solid Dukung Danny-Fatma, Bukan yang “Omong Kosong”
Danny telah sukses menanam 'pondasi' terhadap keberadaan RT/RW saat memimpin Kota Makassar periode 2015-2019....
Politik01 Desember 2020 17:03
Emak-emak di Makassar Doakan Fatma Tegar Pasca Dilecehkan Pendukung Kandidat Lain
Sudah kelewatan sekali mi itu. Pelakunya mungkin tidak berpikir. Tidak punya kapang (mungkin) orang tua?...
Nasional01 Desember 2020 15:58
Bila Fadli Zon Masuk Kabinet Jokowi, Rocky Gerung: Terlalu Liar, Luhut Tak Bisa Kendalikan
Mungkin Jokowi beranggapan jangan Fadli Zon karena terlalu liar, bisa merambat ke semua bidang...