Jelang Penilaian Adipura 2026, Pemkab Maros Libatkan 14 Kecamatan

Nhico
Nhico

Rabu, 30 September 2026 10:10

Jelang Penilaian Adipura 2026, Pemkab Maros Libatkan 14 Kecamatan

Pedomanrakyat.com, Maros — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai mematangkan persiapan menghadapi penilaian Piala Adipura 2026 yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengatakan persiapan melibatkan seluruh perangkat daerah, kecamatan, satuan pendidikan hingga fasilitas kesehatan.

Menurutnya, sistem penilaian Adipura 2026 berbeda dari tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kategori penilaian dibedakan berdasarkan ukuran wilayah, tahun ini seluruh kabupaten/kota akan dinilai dalam satu kategori.

“Untuk tahun 2026 penilaiannya secara keseluruhan dan cakupannya harus di semua kecamatan di Kabupaten Maros. Makanya semua kecamatan dilibatkan,” ujar Muetazim.

Kabupaten Maros memiliki 14 kecamatan. Seluruh wilayah tersebut akan menjadi bagian dari penilaian sehingga setiap kecamatan diminta melakukan pembenahan kebersihan dan lingkungan secara maksimal.

Muetazim mengatakan sejumlah indikator penilaian telah disampaikan kepada OPD, kecamatan, sekolah dan puskesmas. Masing-masing pihak diminta mengambil peran sesuai kewenangannya.

Salah satu perhatian utama Pemkab Maros adalah keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Sejumlah titik masih ditemukan di kawasan jalan poros, di antaranya Turikale, Mandai, Marusu, Bantimurung dan Lau.

“Untuk apa kita bekerja menyiapkan sarana prasarana baik di perkantoran, sekolah dan puskesmas apabila TPS liar itu masih ada,” tegasnya.

Pemkab Maros juga akan melibatkan Satpol PP untuk membantu mengawasi lokasi yang selama ini menjadi titik pembuangan sampah liar.

Di sisi lain, Pemkab Maros masih menghadapi keterbatasan sarana pengelolaan sampah. Layanan persampahan saat ini baru menjangkau sembilan kecamatan.

Jumlah kontainer sampah juga dinilai masih belum ideal. Saat ini sekitar 14 kontainer beroperasi, sementara kebutuhan diperkirakan mencapai sedikitnya 30 unit.

“Kalau secara hitungan memang masih kurang. Idealnya kita membutuhkan sekitar 30 kontainer. Mobil-mobil angkut sampah juga masih kurang,” ungkap Muetazim.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 September 2026 15:05
Makassar Masih Dilanda Kemarau, Munafri Minta Doa Para Ulama
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta para ulama, imam kelurahan, dan imam masjid untuk turut mendoakan aga...
Politik30 September 2026 15:01
Ranperda Parkir Makassar Molor, Skema Retribusi atau Jasa Belum Diputuskan-DPRD Beri Batas Waktu
Pedomanrakyat.com, Makassar — Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Parkir kembali digelar Panitia Khusus (Pansus) DP...
Politik30 September 2026 14:31
Usai Terima SK Ketua DPC, Salman Siapkan Musancab PPP Makassar Oktober-November
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Makassar, Salman Alfariz Karsa Sukardi, menyiapkan konsolidasi dan peny...
Metro30 September 2026 14:29
Sekda Makassar Buka Bimtek PBJ, Minta OPD Cermat Persoalan Pengadaan Barang dan Jasa
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memahami peruba...