Jeritan Warga Pulau Selayar Sulsel: Berbulan-bulan Sulit Dapat BBM, “Kami Harus Bagaimana?”

Muh Saddam
Muh Saddam

Senin, 14 September 2026 16:27

Ilustrasi BBM Langka (F: INT).
Ilustrasi BBM Langka (F: INT).

Pedomanrakyat.com, Selayar – “Berbulan-bulan sulit mendapatkan BBM. Di pulau, BBM bukan sekadar bahan bakar, ia adalah jalan bagi warga untuk mencari nafkah dan menghidupi keluarga. Kini, warga hanya bisa bertanya: kami harus bagaimana.

Bagi warga yang tinggal di pulau khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar, BBM bukan sekadar bahan bakar. Di atas perahu-perahu kecil itulah sebagian warga mencari nafkah, membawa hasil laut, mengantar kebutuhan keluarga, hingga menghubungkan mereka dengan pulau lain.

Namun, sudah berbulan-bulan warga di sejumlah pulau di Kabupaten Kepulauan Selayar kesulitan mendapatkan BBM. Kondisi ini membuat kehidupan masyarakat semakin berat.

Hari-hari tetap harus dijalani. Nelayan tetap harus melaut, pedagang tetap harus beraktivitas, dan keluarga tetap membutuhkan kebutuhan pokok. Tetapi ketika BBM sulit diperoleh, banyak aktivitas ikut terhambat.

“Kami masyarakat di Pulau Jampea sangat kesulitan BBM untuk pergi melaut, ke kebun dan melakukan aktivitas lain,” ungkap warga Jampea, Febri, dalam video yang beredar.

Warga mengaku bukan meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya ingin BBM tersedia dan bisa diperoleh dengan mudah, sehingga dapat menjalani kehidupan sehari-hari tanpa harus terus dihantui kekhawatiran.

“Kami kasihan sama masyarakat di sini. Nelayan mau melaut susah, orang mau bepergian juga susah. Kami cuma berharap pemerintah melihat kondisi kami,” tambahnya.

Bagi masyarakat di pulau, keterbatasan akses bukanlah hal baru. Jarak dan kondisi geografis sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka. Tetapi ketika kebutuhan dasar seperti BBM pun sulit diperoleh selama berbulan-bulan, beban yang dirasakan menjadi semakin berat.

“Kami juga mau bekerja dan mencari makan untuk keluarga. Tapi kalau BBM tidak ada, kami harus bagaimana?” ujar warga lainnya.

Kini, warga berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pihak-pihak terkait. Mereka ingin ada kepastian mengenai pasokan dan distribusi BBM hingga ke wilayah kepulauan.

Sebab bagi mereka, BBM bukan hanya soal kendaraan atau perahu yang bisa bergerak. BBM adalah soal bagaimana dapur tetap mengepul, bagaimana nelayan bisa mencari ikan, dan bagaimana kehidupan di pulau tetap berjalan.

Warga pulau tidak sedang meminta kemewahan. Mereka hanya ingin kebutuhan dasar mereka tersedia dan kehidupan mereka tidak semakin sulit.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 22:24
Gubernur Andi Sudirman Bidik Pasar Lebih Luas Lewat Misi Dagang dan Investasi Sulsel-Jatim
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mendorong penguatan kerja sama perdagangan dan investasi antara...
Metro04 November 2026 21:20
Dispar Makassar Kembangkan Wisata Kepulauan, Dermaga Lanjukang Dibangun Awal 2027
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menghadirkan pembangunan dermaga wisata di Pulau Lanju...
Metro04 November 2026 20:29
Catat! Pemprov Sulsel Hadirkan Beasiswa Yatim untuk Semua Jenjang Sekolah, Pendaftaran 3–20 November 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menghadirkan Program Beasiswa Yatim dan/atau Piatu Tahun Anggaran 202...
Metro04 November 2026 19:21
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Luncurkan Program Aksi Stop Stunting 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meluncurkan Program Aksi Stop Stunting (ASS) Tahun 2026 sebagai...