Jokowi: 66 Negara Bakal Jadi Pasien IMF

Editor
Editor

Sabtu, 22 Oktober 2022 06:19

Jokowi Sebut 66 Negara Bakal Jadi Pasien IMF.(F-INT)
Jokowi Sebut 66 Negara Bakal Jadi Pasien IMF.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkap, kondisi dunia saat ini sedang sangat sulit.

Bahkan, kondisi tahun depan diperkirakan semakin gelap.

Demikian disampaikan Jokowi dalam HUT ke-58 Partai Golkar seperti dikutip dari YouTube CNN Indonesia, Jumat (21/10/2022).

“Yang kita tahu dunia betul-betul sangat sulit saat ini. Tahun depan akan lebih sulit lagi, dan banyak yang menyampaikan akan gelap signifikan,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, sebanyak 14 negara telah menjadi pasien IMF. Kemudian, 28 negara telah antre untuk menjadi pasien dan angkanya diperkirakan mencapai 66 negara.

“Saya kira bapak ibu juga sudah tahu bahwa sekarang yang sudah masuk pasien IMF itu ada 14 negara, sudah masuk jadi pesien, dan 28 negara lagi sudah ngantre di depan pintunya IMF. Diperkirakan akan muncul angka nanti 66 negara,” papar Jokowi.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah11 Februari 2026 14:04
Komitmen Atasi Masalah Gizi, Pemkab Pangkep Resmikan SPPG Balocci Kassi
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP...
Metro11 Februari 2026 13:56
Munafri Tangani Jalan Rusak Metro Tanjung Bunga–Barombong
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam merespons keluhan masyarakat kembali ditunjukkan melalui penanga...
Daerah11 Februari 2026 13:17
Tilawah Anak-anak Putri dan Dewasa Putra Meriahkan Majelis 1 MTQ XI
Pedomanrakyat.com, Lutim – Pelaksanaan lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 di Majelis 1 memasu...
Nasional11 Februari 2026 12:55
Wujudkan Tata Kelola Mangrove, Kementerian Kehutanan Luncurkan Platform MANDARA
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia sebagai negara dengan ekosistem mangrove terbesar di dunia menghadapi tantangan besar dalam sinkronisasi ...