Jokowi Disarankan Segera Reshuffle Kabinet Sebelum Terlambat

Editor
Editor

Jumat, 11 Desember 2020 17:38

Presiden RI Joko Widodo
Presiden RI Joko Widodo

Pedoman Rakyat, Jakarta – Isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju terus menguat di penghujung tahun 2020. Presiden Joko Widodo disarankan melakukan reshuffle sebelum terlambat.

Hal itu dikemukakan, Pengamat politik dari Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio, pada Jumat (11/12/2020).

“Tanggalnya terserah. karena itu kebutuhan. Lebih baik dilaksanakan segera daripada nanti terlambat dan legasi yang diharapkan Pak Jokowi tidak terjadi,” ujarnya.

Pelaksanaan reshuffle kabinet tidak akan membuat gaduh. Sebab, sambung Hendri , semua pihak sudah paham bahwa reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

“Jadi sesuai dengan kebutuhan dia saja. Nggak perlu ada menteri ditangkap KPK pun, kalau dia (presiden) mau reshuffle, ya reshuffle saja,” Hendri menambahkan.

Hendri berpandangan, sekalipun timbul kegaduhan akibat reshuffle kabinet kegaduhan hanya akan terjadi di lingkup elite politik saja. Menurutnya, kegaduhan hanya akan berlangsung dalam skala kecil.

“Itu hanya sebatas elite politik saja. Tapi rakyat pasti akan menerima dan banyak, politik sudah paham kok bahwa reshuffle itu kebutuhan. Jadi, kalau memang presiden butuh, laksanakan saja,” ucapnya.

Lebih lanjut Hendri menganalogikan Kabinet Indonesia Maju dengan tim sepakbola. Menurutnya, jika ada pemain yang bertanding dengan tidak baik, perlu dilakukan pergantian pemain.

“Kan dibandingkan dengan sepakbola. Kalau penyerangan gagal, pertahanan gagal, kan mesti ada pergantian pemain. Kan itu hal yang sederhana,” jelasnya.

Isu reshuffle memang kembali mengemuka setelah kejadian dua menteri Kabinet Indonesia Maju terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Presiden Jokowi juga sudah berulang kali marah kepada para pembantunya pada tahun pertama periode kedua masa jabatannya yang menghadapi tantangan berat pandemi Corona.

Sinyal reshuffel kabinet juga terdengar santer di lingkup internal parpol koalisi pemerintahan, salah satunya dari PDIP. (adi)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 Juli 2026 15:34
Gubernur Andi Sudirman Umumkan Pemenang Umrah Gebyar Pendapatan Sulsel Lewat Panggilan Video
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengumumkan para pemenang Gebyar Pendapatan Sulsel 2026 periode Januari–Jun...
Daerah17 Juli 2026 14:23
Jalan Kuri Caddi Maros Mulai Dikerjakan, Anggaran Capai Rp1,18 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros mulai merealisasikan program peningkatan infrastruktur jalan pada 2026. Salah satunya mela...
Daerah17 Juli 2026 14:04
Pemkab Luwu Timur Tingkatkan Budaya Siaga Bencana Lewat Sosialisasi KIE
Pedomanrakyat.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat upaya peningkatan kes...
Politik17 Juli 2026 13:12
Amirullah Nur Saenong Resmi Bergabung SOKSI, Andi Patarai: Sebuah Kehormatan bagi Kami
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menghangat. Mantan Ketua DPC Partai ...