Kadir Halid Turun ke Kassi-Kassi, Dorong Masyarakat Awasi Proyek Jalan Hertasning

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 23 April 2026 12:27

Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kadir Halid, pengawasan APBD Sulsel di Kelurahan Kassi-kassi, Makassar.
Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kadir Halid, pengawasan APBD Sulsel di Kelurahan Kassi-kassi, Makassar.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi D DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kadir Halid, melakukan pengawasan langsung terhadap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulsel di Kelurahan Kassi-Kassi, Kecamatan Rappocini, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri Lurah Kassi-Kassi Aditya, Babinsa, Ketua LPM, Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, pemuda, tokoh perempuan, serta warga setempat.

Kehadiran legislator tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang antusias menyampaikan masukan dan keluhan terkait pembangunan di wilayahnya.

“Ini kesempatan berharga karena tidak semua kelurahan bisa dikunjungi anggota DPRD Sulsel. Kehadiran Pak Kadir bisa langsung mendengar keluhan masyarakat,” ujar Lurah Aditya.

Salah satu sorotan utama warga adalah pengerjaan pengaspalan Jalan Hertasning yang dikerjakan saat musim hujan dan ketebalan aspal yang hanya 4 cm.

Ketua RT 5, Darman, menekankan harapannya agar jalan tersebut dapat bertahan lama. “Mudah-mudahan jalan ini bisa bertahan lama dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, jangan sampai baru satu tahun sudah rusak,” katanya.

Darman juga menyoroti drainase yang hingga kini belum selesai dikerjakan, padahal sebelumnya dijanjikan sebelum pengaspalan.

Menanggapi hal tersebut, Kadir Halid menjelaskan secara rinci kepada masyarakat terkait proyek Jalan Poros Paket 1, termasuk panjang ruas jalan, anggaran sekitar Rp400–500 miliar, dan tahap pengerjaan drainase.

“Beberapa drainase memang sudah selesai dikerjakan, misalnya di arah Borong-Borong dan Hertasning Baru. Namun ada yang belum, karena kami mengikuti skema prioritas untuk memastikan jalannya terlebih dahulu,” jelas Kadir Halid.

Soal ketebalan aspal, legislator fraksi Golkar Sulsel itu menuturkanbahwa, dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) memang ketebalan untuk wilayah ini 4 cm.

“Sementara di daerah lain bisa 10 cm dan ada yang memakai beton. Detail seperti ini penting diketahui masyarakat agar mereka memahami standar pekerjaan,” terangnya.

Kadir Halid menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan proyek, agar setiap pekerjaan dapat berjalan transparan, sesuai standar, dan memberikan manfaat nyata.

“Masyarakat yang mengamati secara teliti sangat membantu kami dalam pengawasan. Pertanyaan warga yang detail tentang ketebalan dan kemiringan aspal menunjukkan kesadaran mereka terhadap kualitas pembangunan,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro28 September 2026 20:21
Komisi D DPRD Sulsel Jadwalkan RDP Lanjutan Bersama PT Masmindo, Bahas AMDAL dan Jaminan Tambang
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi D DPRD Sulawesi Selatan menindaklanjuti aspirasi warga Desa Rante Balla, Kabupaten Luwu, terkait aktivitas ...
Metro28 September 2026 19:23
Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Munafri: Yang Utama Manfaatnya untuk Masyarakat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan jawaban dan tanggapan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar atas p...
Daerah28 September 2026 18:21
Karang Taruna se-Sidrap Dikukuhkan, Komitmen Perkuat Gerakan Sosial Kemasyarakatan
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pengurus Karang Taruna kecamatan se-Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Aul...
Metro28 September 2026 17:27
Jelang Porprov Bone-Wajo, Ketua KONI Makassar Ismail Pantau Langsung Latihan Petinju
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar kembali melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap...