Kedatangan Vaksin Sinovac di Makassar Tandai Berakhirnya Operasi Lilin Polda Sulsel

Editor
Editor

Selasa, 05 Januari 2021 16:05

Kedatangan Vaksin Sinovac di Makassar Tandai Berakhirnya Operasi Lilin Polda Sulsel

Pedoman Rakyat, Makassar – Sampainya 66 ribu lebih vaksin Sinovac di Makassar pada subuh hari tadi menandai berakhirnya operasi lilin yang digelar selama 25 hari oleh Kepolisian Daerah Polda Sulsel, pada 21 Desember hingga 5 Januari 2021 hari ini.

Operasi yang menerjunkan hingga 2000 personel gabungan tersebut dianggap sukses, lantaran berhasil mencegah sejumlah ancaman Kamtibmas di Kabupaten dan Kota di Sulsel. Termasuk diantaranya sukses mengamankan dengan baik perayaan Natal dan Tahun Baru yang berpotensi memicu kerumunan.

Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Sentoe yang juga diketahui begitu aktif melakukan rekayasa jalan di dua moment tersebut mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya pada warga Sulsel dan terkhusus warga kota Makassar yang telah bersikap bijak untuk mematuhi himbauan-imbauan pihak Kepolisian selama operasi Lilin ini digelar pada 21 Desember hingga 4 Desember 2021.

Menurutnya, pengamanan yang dilakukan pihak Kepolisian di hampir 300 titik tersebut memang tidak mudah. Namun berkat dukungan masyarakat, apa yang dikhawatirkan, khususnya ancaman penularan Covid-19 berhasil tanpa kendala berarti.

“Pada intinya kami ucapkan banyak Terima kasih pada warga Sulsel terkhusus Warga Makassar. Operasi Lilin ini berakhir ditandai dengan sampainya dengan aman vaksin ke Makassar subuh tadi. Operasinya lancar dan sukses menghindarkan ancaman, meski memang dibeberapa titik, masih ada yang nakal, namun saya pikir berkat patroli ketat dari personel, masyarakat kemudian memahami dan dengan sendirinya menjadi taat,” tukasnya, Selasa (5/1)

Lebih jauh ia juga melayangkan permintaan maaf sebesar-besarnya atas rekayasa lalu lintas jalan yang telah dilakukan di sejumlah titik.

Hal itu, kata Dia, memang sengaja dilakukan untuk menghambat dan menutup peluang-peluang oknum masyarakat yang hendak berkerumun di momen Natal dan Tahun Baru.

Kendati demikian, apa yang dilakukannya tersebut kata Dia, tidak lain untuk keselamatan bersama Ummat dan warga Sulawesi Selatan terkhusus warga Kota Makassar.

“Jadi kami juga meminta maaf pada masyarakat Sulawesi Selatan terkhusus Kota Makassar atas rekayasa lalu lintas. Walaupun memang rekayasa itu dilakukan untuk menutup peluang oknum masyarakat untuk berkerumun. Namun pada dasarnya tujuan utama kami tidak lain untuk keselamatan bersama Ummat dan warga Sulawesi Selatan,” pungkasnya. (dir)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 12:22
Maulid DWP Makassar, Ketua Tim Penggerak PKK Makassar Ingatkan Pentingnya Doa dan Dukungan Istri
Pedomanrakyat.com, Makassar — Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, membuka kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang disel...
Metro31 Agustus 2026 11:50
DPRD Makassar Inisiasi Ranperda Jamsostek, Perkuat Perlindungan Pekerja
Pedomanrakyat.com, Makassar – DPRD Kota Makassar menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosi...
Metro31 Agustus 2026 09:06
Wali Kota Munafri Bawa Penguatan Pengelolaan Aset Daerah ke Rapat Paripurna DPRD Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajukan perubahan regulasi pengelolaan barang milik daerah. Perubahan te...
Otomotif31 Agustus 2026 08:48
Tasming Hamid Dukung Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V, 500 Offroader Ramaikan Rute Menuju Parepare
Pedomanrakyat.com, Perapare- Sebanyak 500 peserta mengikuti Bhayangkara Off-Road Merdeka Seri V Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari, 28-30 Agus...