Kemenhut Soroti Peran Perempuan Jaga Ketahanan Ekologis dan Literasi AI

Nhico
Nhico

Senin, 11 Mei 2026 14:09

Kemenhut Soroti Peran Perempuan Jaga Ketahanan Ekologis dan Literasi AI

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan ketahanan ekologis menjadi fondasi penting dalam menjaga masa depan bangsa di tengah tantangan perubahan iklim dan transformasi digital global.

Direktur Teknik Konservasi Tanah dan Reklamasi Hutan Kemenhut, Sri Handayaningsih, mengatakan, perempuan memiliki posisi strategis dalam menjaga ketahanan lingkungan karena terlibat langsung dalam pengelolaan pangan keluarga, air, energi rumah tangga, hingga ekonomi berbasis masyarakat.

“Ketahanan ekologis menjadi fondasi penting masa depan bangsa. Perempuan memiliki posisi strategis karena terlibat langsung dalam pengelolaan pangan keluarga, air, energi rumah tangga, hingga ekonomi berbasis masyarakat,” ujar Sri dalam keterangannya terkait Forum Nasional Perempuan Indonesia bertajuk “Perempuan dan Ketahanan Bangsa”, pada Minggu (10/5/2026)

Ia menjelaskan isu kehutanan dan lingkungan hidup berkaitan erat dengan agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya untuk mendukung swasembada pangan, energi, air, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Kemenhut menilai perempuan juga memiliki kontribusi besar dalam pengelolaan daerah aliran sungai (DAS), rehabilitasi hutan dan lahan, hingga pengembangan hasil hutan bukan kayu (HHBK) seperti kopi, madu, minyak atsiri, rotan, dan serat alam yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat tanpa merusak kelestarian hutan.

“Semua daratan terbagi dalam DAS. Karena itu menjaga DAS berarti menjaga keberlangsungan seluruh sektor kehidupan,” tegasnya.

Selain isu lingkungan, forum tersebut juga menyoroti kesiapan perempuan menghadapi perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Direktur Utama Robotic Explorer, Jully Tjindrawan, mengatakan perempuan harus menjadi bagian penting dalam penguatan literasi digital nasional karena memiliki peran utama dalam pendidikan keluarga.

“Perempuan adalah pendidik utama dalam keluarga. Karena itu perempuan Indonesia harus melek digital, memahami AI, dan mampu menjadi agen perubahan dalam menghadapi perkembangan teknologi,” kata Jully.

Menurutnya, era digital menghadirkan tantangan serius seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, eksploitasi data pribadi, hingga paparan konten negatif terhadap anak.

Di sisi lain, teknologi digital dan AI juga dinilai membuka peluang besar bagi perempuan untuk berkembang dalam bidang pendidikan, kewirausahaan digital, startup teknologi, inovasi sosial, hingga kepemimpinan transformatif.

Forum Nasional Perempuan Indonesia menilai penguatan perempuan di bidang lingkungan dan teknologi harus berjalan beriringan agar lahir generasi yang tangguh secara ekologis, cerdas secara digital, dan mampu menjaga ketahanan bangsa di tengah perubahan global.

 Komentar

Berita Terbaru
Berita02 November 2026 23:08
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Kehilangan Sosok Wartawan Senior Arif Daeng Situju
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Kabar meninggalnya Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenren...
Metro02 November 2026 23:02
Kemenhut Ajak Generasi Muda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda melalui Aksi Nyata Jaga Hutan
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan melalui Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan (Pusgenri) mengajak generasi muda memakna...
Metro02 November 2026 22:39
Peluncuran PELITA Syariah, Pemprov Sulsel Dukung Perluasan Literasi Keuangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendukung penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai bagian dari...
Metro02 November 2026 22:19
Disperkim Makassar Bedah 419 Rumah Warga, Kado Pemkot di HUT ke-419 untuk Masyarakat
Pedomanrakyat.com, Makassar – Momentum HUT ke-419 Kota Makassar dimanfaatkan Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat kepedulian terhadap masya...