Kemenparekraf Akan Sertifikasi Pulau Kosong, Bupati Pangkep Yusran: Gercep, Geber dan Gaspol

Nhico
Nhico

Sabtu, 08 Januari 2022 16:51

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau.
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau.

Pedoman Rakyat, Pangkep – Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), HM Yusran Lalogau (MYL) menyambut baik keinginan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Tahun 2022, dalam upaya pemanfaatan pulau-pulau kecil tak berpenghuni yang memiliki potensi wisata bahari.

“Iya, kami sudah dengar apa yang disampaikan pak Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam Weekly Press Briefing perdana tersebut,”ujar MYL Kamis 6 Januari 2022.

Maka,langkah yang akan kita tempuh dengan bergerak cepat, bergerak bersama dan menggarap semua potensi dan peluang tersebut.

“Gercep, Geber dan Gaspol seperti yang kerap disampaikan pak Menteri,”ungkapnya.

MYL mengakui, saat ini tengah berupaya bagaimana agar lahan atau pulau kosong itu di buatkan sertifikat atas nama pemerintah daerah terlebih dahulu.

” Sekarang saya lagi mau kerjakan di tahun ini, bagaimana lahan atai pulau-pulau tak berpenghuni itu di buatkan sertifikat atas nama daerah,”katanya.

Sertifikasi itu bertujuan pula untuk menjaga agar pulau-pulau kosong ini berada dalam kendali pemerintah daerah atau tidak dikuasai oleh seseorang atau pihak asing.

Bahkan, kata MYL, bagi para investor yang akan masuk juga sudah tidak was-was dari sisi administrasinya. Dan ini, juga sudah sejalan dengan Peraturan Menteri (Permen) Agraria, Tata Ruang No.17/2016 Tentang Penataan Pertanahan di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengaku, keberadaan pulau-pulau berada dalam satu kolom minat khusus yakni wisata bahari.

Saat ini memperlihatkan pertumbuhan yang sangat sehat dari segi tingkat permintaan dan merupakan peluang.

” Oleh karena itu diwilayah seperti Pangkajene dan Kepulauan atau Pangkep yang pulau banyak sekali itu, tentukan merupakan peluang,”ujarnya.

Sandiaga Uno mengakui, segera akan berkoordinasi dengan Badan Promosi Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Pak Andri untuk memetakan.

“Kami sudah melihat Toraja sebagai ikon, ada Selayar juga Tanjung Bira di Bulukumba, desa-desa wisata di Sinjai, Gowa dan Malino Hiland.

“Sulsel ini memiliki begitu banyak keberagaman dari pada destinasinya, termasuk di pulau-pulau yang berpenghuni maupun tak berpenghuni,”jelasnya.

Selain itu, Kemenparekraf memiliki Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar untuk memetakan dan membuat paket wisata untuk pengembangan ekonomi dibidang wisata.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah12 Februari 2026 17:26
Hijaukan Pesisir, Bupati Irwan Ajak Warga Jaga Pantai Pinrang Lewat Gerakan Tanam Mangrove
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Sebagai salah satu daerah dengan garis pantai yang mencapai kurang lebih 93 kilometer, Kabupaten Pinrang memiliki t...
Ekonomi12 Februari 2026 16:15
Tingkatkan Kepatuhan Pajak, KPP Makassar Utara Beri Edukasi SPT bagi Sivitas UNHAS
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Makassar Utara menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengisian dan Pelaporan ...
Metro12 Februari 2026 15:25
Wali Kota Tasming Hamid Buka Orientasi Mubaligh dan Pelatihan Operator Masjid PD DMI Parepare
Pedomanrakyat.com, Parepare – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, secara resmi membuka kegiatan Orientasi Mubaligh, Pengurus Masjid dan Pelatihan...
Politik12 Februari 2026 14:53
Ada 2.181 Usulan Masuk Musrenbang, Pemkot Makassar Matangkan Arah Pembangunan 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, terus menggenjot akselerasi pembangunan demi mewujudkan kota yang maju, inklusif, dan berday...