Kementan Gunakan Teknik Ini untuk Tingkatkan Budi Daya Padi IP400

Nhico
Nhico

Jumat, 11 Februari 2022 16:17

Kementan Gunakan Teknik Ini untuk Tingkatkan Budi Daya Padi IP400.
Kementan Gunakan Teknik Ini untuk Tingkatkan Budi Daya Padi IP400.

Pedomanrakyat.com, JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki strategi untuk mengantisipasi perubahan iklim dalam meningkatkan ketersediaan pangan serta upaya wasembada pangan, khususnya beras.

Salah satunya ialah melalui perluasan areal tanam, peningkatan produktivitas, dan Indeks Pertanaman (IP) 400 atau tanam padi 4 kali setahun.

Dirjen Tanaman Pangan Suwandi mengatakan salah satu supporting sistem dalam gerakan IP400 adalah benih genjah dan teknik semai culik.

Dia menjelaskan teknik itu memperpendek waktu tanam semai benihnya hanya 15 sampai 20 hari untuk kemudian ditanam. Penyemaianya pun diharus di luar lahan yang ditanam (bisa di pematang, pekarangan, halaman rumah, bisa menggunakan tray susun).

“Target Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo adalah produksi harus naik, produktivitas 6 ton perhektar, harus swasembada pangan pada Agustus 2022 nanti, sudah 3 tahun kita tidak impor beras umum,” kata Suwandi pada webinar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Propaktani, Jumat (11/2) kemarin.

“Harus tumbuh penangkar benih genjah dan super genjah di sentra IP400 dan dikawal oleh BPSB, seperti Sukoharjo, Klaten, Sragen, Grobogan, Cilacap, dan sentra Jawa Barat lainnya,” lanjut Suwandi.

Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Yudi Sastro menjelaskan selain menambah preferensi petani terhadap varietas unggul baru juga bisa menjadi pilihan baru untuk padi umur genjah.

Pada pertengahan 2021 lalu, Badan Litang Pertanian Kementan melepas empat varietas padi, salah satunya varietas unggul respati.

“Kami berharap agar varietas respati ini cepat berkembang, bisa segera diadopsi para petani dalam upaya menjangkau upaya peningatan produksi pangan kita,” terangnya.

Dia menmabahkan dengan potensi hasil tinggi yang mencapai hasil 9,7 ton perhektar, dan rata-rata hasil 7,5 ton perhektar dari sejumlah lokasi pengujian.

Menjadi pilihan tersendiri bagi petani yang membutuhkan varietas umur padi genjah produksi tinggi. Peneliti BB Padi Sukamandi Mira Landep Widiastuti menjelaskan hal yang perlu diperhatikan dalam produksi benih antara lain pengendalian mutu (sumber benih, roguing, isolasi), pemeliharaan tanaman (mulai semai sampai panen), proteksi tanaman dari Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), dan sertifikasi di lapang.

Sebagai contoh varietas Cakrabuana Agritan yang dilepas pada 2018 berasal dari persilangan Iradiasi Sinar Gamma Co60 dosis 0,1 kGy terhadap Inpari 13, memiliki umur tanam sekitar 104 hari setelah tanam dengan potensi hasil sebesar 10,2 ton/ha dan rata-rata hasil 7,5 ton/ha.

“Cakrabuana Agritan baik ditanam pada lahan sawah irigasi dataran rendah dan menengah sampai ketinggian 600 mdpl,” kata dia.

Sementara itu, Peneliti BB Padi, Estria Furry menambahkan terkait rekomendasi VUB (varietas unggul baru) padi berumur sangat genjah, antara lain Cakrabuana, Padjadjaran, Inpari Sidenuk, Inpari 19, Inpari 13, dan M70D. Sementara rekomendasi VUB Padi berumur genjah, antara lain Inpari 32 Agritan, Inpari 33 Agritan, Inpari 42 Agritan, Inpari 43 Agritan, Inpari IR Nutri Zinc, Mantap, IPB3S, Jeliteng, Inpari 24 Gabusan, Hipa 18, dan Hipa 21.

”Terkait tantangan pengembangan IP400, antara lain degradasi kesuburan lahan, potensi peningkatan serangan hama dan penyakit tanaman,” kata Estria Furry.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Agustus 2026 23:23
KLH Nilai Pembenahan TPA Tamangapa Sangat Baik, Optimistis Segera Bebas Sanksi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan PT Esa Mahakarya Tunggal (EcoTru) terus m...
Politik31 Agustus 2026 22:16
Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli Ingatkan Birokrasi Jangan Jadi Alat Politik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan mengingatkan bahaya kooptasi politik terhadap birokrasi yang dapat mengganggu netral...
Metro31 Agustus 2026 21:41
Appi ke SKPD: Kerja Sama Pemkot-BPN Harus Turun ke Eksekusi, Bukan Berhenti di Meja Penandatanganan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar memperkuat sinergi dengan Kantor Pertanahan Kota Makassar dalam membenahi tata kelola adm...
Nasional31 Agustus 2026 21:21
Update Karhutla: Hotspot Menurun, Penanganan Diperkuat
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah...