Kenali Gejala Aneurisma Otak, Sakit Dikeluhknan Dokter Azmi Sebelum Meninggal Dunia

Nhico
Nhico

Rabu, 18 Desember 2024 17:49

Aneurisma Otak, Penyakit yang dialami Dokter Azmi.
Aneurisma Otak, Penyakit yang dialami Dokter Azmi.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Influencer kesehatan dr Azmi Fadhlih meninggal dunia di usia 35 tahun.

Spesialis kulit kelamin itu dikonfirmasi mengalami pecah aneurisma otak sebelum mengembuskan napas terakhirnya, pada Senin (16/12/2024).

“Iya benar. Sebelumnya beliau mengeluh sakit kepala hebat,” konfirmasi kakak ipar Azmi, Lury Alex Noerdin, menanggapi pertanyaan detikcom terkait penyebab kabar meninggal dokter Azmi.

Lury menyebut sakit kepala yang dirasakan dokter Azmi berbeda dengan keluhan nyeri pada umumnya.

“Sakit kepalanya tidak tertahankan dan langsung meninggal,” tandas dia.

Apa Itu Aneurisma Otak?

Aneurisma otak (serebral) adalah tonjolan di area pembuluh darah, berada di dalam atau di sekitar otak seseorang. Sebagian besar aneurisma berukuran kecil dan tidak menimbulkan masalah.

Namun, aneurisma otak yang pecah dapat mengancam jiwa. Tanda pertama dari aneurisma otak yang pecah biasanya adalah sakit kepala parah, seperti sakit kepala terburuk yang pernah dialami. Segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala pecahnya aneurisma otak.

Aneurisma otak dapat terjadi di bagian otak mana saja, tetapi sebagian besar terbentuk di arteri utama sepanjang dasar tengkorak. Sebagian besar tidak bergejala, tetapi bisa berakibat fatal bila menekan saraf atau jaringan otak di dekatnya.

Jika aneurisma bocor atau pecah, hal itu menyebabkan perdarahan di otak. Semakin lama tidak tertangani, kemungkinan kematian atau kecacatan meningkat.

Apa yang terjadi ketika aneurisma otak pecah?

Ketika pecah, darah tumpah (perdarahan) ke jaringan otak di sekitarnya. Darah dapat memberi tekanan berlebih pada jaringan otak dan membuat otak membengkak. Hal ini biasanya menyebabkan sakit kepala parah yang disebut sakit kepala thunderclap, di samping keluhan gejala lain.

Aneurisma otak yang pecah dapat menyebabkan masalah kesehatan serius seperti:

Perdarahan subarachnoid (SAH):

Perdarahan di area antara otak dan jaringan tipis yang menutupi dan melindunginya (lapisan araknoid). Sekitar 90 persen SAH disebabkan oleh aneurisma otak yang pecah.

Stroke hemoragik:

Perdarahan di ruang antara tengkorak dan otak. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan otak permanen atau komplikasi lain.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional23 Juni 2026 23:32
Kemenhut Perkuat Revitalisasi Hutan Alam dan Hutan Tanaman, Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Pusat Kebijakan Strategis (Pusjastra) terus memperkuat upaya pengelolaan h...
Metro23 Juni 2026 22:30
Dihadapan 41 Delegasi dari 28 Negara, Munafri Promosikan Potensi Makassar ke Duta Besar Dunia
Pedomanrakyat.com, Makassar – Diplomasi budaya dan kuliner menjadi pintu masuk Pemerintah Kota Makassar untuk memperkenalkan potensi daerah kepa...
Ekonomi23 Juni 2026 21:27
Kalla Logistics Perkuat Budaya Keselamatan Lewat Standar Operasional Transporter Komprehensif
Pedomanrakyat.com, Makassar – Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional transporter Kalla Logistics. Oleh karena itu, s...
Metro23 Juni 2026 20:34
Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Keluarga Korban Terseret Arus Sungai di Soppeng
Pedomanrakyat.com, Soppeng – Duka masih menyelimuti keluarga almarhum Hatta Dg Manessa (71), seorang petani sekaligus pekebun asal Desa Abbanuan...