Ketua DPRD Rudianto Lallo : Berkat Perjuangan ‘Aldera’ Anak Rakyat Bisa Jadi Pemimpin

Nhico
Nhico

Sabtu, 12 November 2022 16:56

Ketua DPRD Rudianto Lallo : Berkat Perjuangan ‘Aldera’ Anak Rakyat Bisa Jadi Pemimpin

Pedomanrakyat.com, Makassar – Bedah buku berjudul Aldera, Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999 sukses digelar oleh Yayasan Anak Rakyat Indonesia (YARI) bersama Ikatan Alumni (IKA) Universitas Hasanuddin (Unhas) di Hotel Claro Makassar, Jumat (11/11/2022).

Ketua DPRD Makassar sekaligus Panitia Bedah Buku Aldera, Rudianto Lallo menilai, berkat perjuangan aktivis 1998 sebagaimana diceritakan di dalam buku Aldera, hari ini masyarakat bisa merasakan kemerdekaan. Kemerdekaan berpendapat dan menjadi pemimpin.

“Kebebasan yang kita rasakan hari ini buah perjuangan dari aktivis 1998, salah satunya yang dimotori mantan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Aliansi Demokrasi Rakyat (Aldera), Bang Pius Lustrilanang,” kata Ketua DPRD Kota Makassar ini.

Suksesnya gerakan senior-senior Aldera, lanjut RL sapaan Rudianto Lallo maka siapa saja masyarakat Indonesia dapat menikmati kebebasan seperti yang dirasakan saat ini. Termasuk bisanya anak rakyat menjadi bagian penting dari struktur pemerintahan.

“Sekarang anak rakyat juga bisa menjadi pemimpin, semua tak lepas dari perjuangan aktivis era reformasi atau 98,” ujar Anak Rakyat, sapaan khas Rudianto Lallo.

Bedah buku yang membahas gerakan era reformasi yang dilakukan pemuda dan mahasiswa yang menjatuhkan rezim Presiden Soeharto itu, turut dihadiri sejumlah kepala daerah.

Hadir Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa. Selain itu, juga hadir Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel Ni’matullah dan mantan Pejabat Wali Kota Makassar Prof Yusran Yusuf.

Sementara, pembedah hadir, yakni Wakil Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Asnawi, Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, Wakil Rektor III Universitas Hasanuddin Prof Amran Razak (Era 98), dan aktivis 1998 Makassar Akbar Endra.

Sementara, Pius Lustrilanang, mengatakan, pergerakan Aldera pada masa 1993-1999 untuk mengubah tatanan negara ini.

“Syarat bergabung menjadi bagian dari Aldera siap mempertaruhkan nyawa,” ujar Pius yang juga anggota BPK RI.

Pius menegaskan, jika gerakan dalam membangun bangsa ini, tidak akan pernah berhenti.

Ia juga turut menolak perubahan konstitusi, diantaranya perpanjangan masa jabatan presiden atau adanya penambahan menjadi tiga periode.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Metro13 Oktober 2026 21:23
Ketua DWP Sulsel Andi Hikmawati Tekankan Kolaborasi dan Kekompakan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penjabat Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sulawesi Selatan, Andi Hikmawati Winarno, menekankan pentingnya kolab...
Metro13 Oktober 2026 20:28
Pemkot Makassar Libatkan Pesantren dan Sekolah Islam dalam Peringatan Hari Santri 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang akan mencapa...
Nasional13 Oktober 2026 19:25
Menhut Raja Juli: Kritik Adalah Vitamin, Kepala Api Kita Putus
Pedomanrakyat.com, Palangka Raya – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengawal pengendalian Karhutla di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Teng...
Nasional13 Oktober 2026 19:22
HP Gratis untuk Warga RI? Hashim Ungkap Rencana Pemerintah, Ini Syaratnya
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah berencana membagikan telepon genggam (HP) yang dilengkapi rekening digital kepada masyarakat sebagai upaya m...