Komisi A DPRD Sulsel Dorong Percepatan Pengerjaan Pipa Menuju KIMA

Nhico
Nhico

Jumat, 17 Desember 2021 08:39

Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Selle KS Dalle.
Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Selle KS Dalle.

Pedoman Rakyat, Makassar – Komisi A DPRD Sulawesi Selatan,membidangi Pemerintahan, melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT Kima dan Perumda Air Minum Makassar, Kamis (16/12/2021).

RDP di Komisi A DPRD Sulsel, membahas terkait dengan minimnya suplai air bersih yang bersumber dari Perumda Air Minum Makassar di Perumahan Villa Mutiara dan Sekitarnya.

Hal tersebut dikarenakan, aliran pipa dari Perumda Air Minum Makassar terputus akibat tidak adanya izin dari pihak PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), untuk dilalui pipa 2 KM melewati di kawasannya.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Selle KS Dalle mengatakan bahwa, disini kami ndak mau membahas persoalan bisnis yang tidak bertemu antara Perumda Air Minum Makassar dengan PT KIMA.

Pasalnya kata dia, hal tersebut yang kemudian menghalangi sekian lama waktunya masyarakat menikmati pelayanan air bersih di Villa Mutiara dan sekitaranya.

“Bergeser sedikit dari cara pandang ta, kalau bapak ngeles menghindari hal itu. Minta maaf, dengan segala kewenangan yang ada di DPRD kita bisa mebuat rekomendasi- rekomendasi sesuai dengan keputusan forum,” ujar Selle.

Menurut Selle, sebagai salah satu pemegang saham, yakni pemerintah Provinisi. Jadi bebericara soal izin, makanya kami mengundang bapak rapat dengan dinamika yang ada.

“Saya kira ini izin secara langsung, apakah bapak ndak bisa menerjemahkan itu?,” beber ketua Komisi A DPRD Sulsel ini.

Lanjutnya, mestinya undangan RDP ini sudah dimaknai sejak dari awal, bahwa kami juga bagian dari pemegang saham sejak dari awal memberikan izin membangun atau melanjutkan pipa sepanjang 2 KM itu.

“Tapi kan bapak coba untuk bergelit lagi, mau minta izin kepada menteri dan lain sebagainya. Kecuali, saya bisa menerima kalau pak dirut menyampaikan bahwa ada rencana besar di KIMA yang secara teknis akan terganggu kalau pipa itu dilanjutkan pembangunannya,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa, kalau memang ada pembangunan yang akan dibangun, sehingga keberadaan pipa itu mengganggu maka bisa dikoordinasikan.

“Kalau itu ada, mungkin kita bisa diskusi. Tetapi kalau tidak ada, sudah ndak ada alasan untuk tidak melanjutkan pembangunan ini,” pungkasnya.

Penulis : Musa

 Komentar

Berita Terbaru
Metro25 September 2026 22:30
Andi Sudirman Paparkan Capaian Digitalisasi Keuangan Sulsel di Forum Nasional FEKDI x IFSE 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menjadi narasumber dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indones...
Metro25 September 2026 22:24
Konsep RTH Sepanjang Pedestrian Jalan Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Siapkan Pohon “Natif” Lokal Sulawesi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, tak ingin revitalisasi pedestrian Kajaolalido-Thamrin hanya berorientasi pada pembanguna...
Metro25 September 2026 22:04
DPRD Sulsel Sudah 2 Tahun Bertugas, Cicu: Masih Ada 3 Tahun untuk Mengabdi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dua tahun menjalankan masa jabatan, DPRD Sulawesi Selatan menghadapi beragam dinamika dan aspirasi masyarakat yang dis...
Metro25 September 2026 21:23
Jalan Kajaolalido-Thamrin Jadi Proyek Percontohan Pedestrian Terintegrasi di Pusat Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mulai merevitalisasi kawasan pedestrian di Jalan Kajao...