Komisi B DPRD Sulsel Harap Pendampingan Kopdes Merah Putih Diperluas demi Tingkatkan Aktivitas

Muh Saddam
Muh Saddam

Rabu, 19 November 2025 15:16

Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Azizah Irma Wahyudiyati.
Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Azizah Irma Wahyudiyati.

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti lambatnya aktivasi ribuan Koperasi desa (Kopdes) Merah Putih yang telah terbentuk di seluruh kabupaten/kota.

Sorotan ini mengemuka dalam rapat kerja bersama Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel yang digelar di Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel, Rabu (19/11/2025).

Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Andi Azizah Irma Wahyudiyati, menyebut meski pembentukan kopdes telah mencapai 100 persen, realisasi operasionalnya masih sangat rendah. “Sudah terbentuk sekitar tiga ribuan, tapi yang baru jalan itu seratus sekian,” ujar Irma, usai rapat komisi.

Ia menilai salah satu penyebab mandeknya koperasi tersebut adalah minimnya pendampingan dari pemerintah provinsi. Tahun anggaran 2026, Dinas Koperasi hanya menyiapkan anggaran sekitar Rp97 juta untuk pendampingan, yang mencakup hanya tujuh kabupaten/kota.

“Anggarannya sekitar Rp97 juta untuk tujuh kabupaten/kota. Selebihnya belum ada pendampingan,” katanya.

Legislator NasDem Sulsel ini mengaku pihaknya belum mendapat penjelasan daerah mana saja yang akan mendapatkan pendampingan tersebut.

Menurutnya, kondisi ini berpotensi membuat ribuan koperasi hanya berhenti pada tahap pembentukan tanpa aktivitas ekonomi yang nyata.

Ia menyebut beberapa temuan reses menunjukkan kebingungan masyarakat mengenai tindak lanjut setelah koperasi dibentuk.

“Banyak yang bertanya bagaimana kelanjutannya. Saat pengusulan, orang berlomba-lomba mengusul pembentukan koperasi. Tapi setelah itu, tindak lanjutnya belum jelas,” ujar Irma.

Beberapa koperasi yang sudah berjalan, kata Azizah, umumnya bergerak di usaha kecil seperti penjualan sayur, kedai kebutuhan harian, hingga usaha pupuk di desa, seperti yang ditemukan di Kabupaten Pinrang.

Azizah menambahkan, belum ada kepastian kapan seluruh koperasi tersebut dapat beroperasi penuh. Sebab, program pendampingan baru disiapkan untuk tahun anggaran 2026.

Terkait evaluasi berkala, Irma menyatakan bahwa Komisi B akan tetap melakukan pengawasan melalui reses dan kunjungan daerah pemilihan (dapil). Namun pelaksanaan teknis tetap menjadi tanggung jawab dinas terkait.

“Kami support penuh. Tapi eksekusinya tetap ada di dinas. Kami mengawasi lewat reses dan pengawasan dapil,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Sulsel. Heriwawan, mengapresiasi program prioritas presiden untuk pembentukan koperasi desa (Kopdes) merah putih.

“Alhamdulillah sudah ditindaklanuti oleh dinas kooperasi, sudah 100% terbentuk se Sulawesi Selatan,” beber Wawan, sapaan akrabnya.

Legislator fraksi Demokrat Sulsel ini berharap dilakukan evaluasi berkala yang sudah terbentuk itu untuk segera diaktifkan untuk beroperasi.

“Karena itu bisa membantu pertumbuhan ekonomi. Segaligus dilakukan monitoring, kalau yang tidak aktif, apa kendalanya? Itu yang kami tanyakan ke dinas,” terangnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 17:31
Pemkot Makassar Siaga Fenomena Godzilla El Nino, Siagakan 7 Posko Backup Air Bersih
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) meningkatkan status kesiaps...
Politik17 April 2026 16:31
PPP Sulsel Siapkan Muscab Serentak, Cari Pemimpin yang Mampu Hidupkan Mesin Partai
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan bersiap menggelar musyawarah cabang (...
Politik17 April 2026 15:48
Gubernur Sulsel Ungkap Perkembangan Preservasi Jalan Ruas Makassar-Gowa dan Takalar Capai 26 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membeberkan update progres pelaksanaan program Multiyears Pro...
Ekonomi17 April 2026 15:33
Gak Perlu Jauh! Semua Kebutuhan Haji, Umrah dan Oleh-oleh Khas Timur Tengah Kini Hadir di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, resmi membuka ca...