Pedomanrakyat.com, Makassar – Kenaikan harga aspal menjadi salah satu kendala yang disoroti Anggota Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Muhammad Sadar, terkait keterlambatan progres pengerjaan proyek Multi Years Project (MYP) Sulsel.
Sadar menyebut harga aspal yang sebelumnya berada di kisaran Rp9 juta per metrik ton kini meningkat menjadi Rp17 juta per metrik ton. Kenaikan tersebut, menurutnya, turut memengaruhi pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
DPRD Sulsel berencana meminta penjelasan langsung dari distributor aspal di Sulawesi Selatan untuk mengetahui penyebab kenaikan harga tersebut.
Baca Juga :
“Jadi Insyaallah dalam waktu dekat kami DPRD Sulsel akan memanggil distributor aspal di Sulsel, terkait apa penyebab sehingga harga aspal ini melambung tinggi,” ujar Sadar.
Selain menyoroti harga aspal, Sadar juga meminta rekanan mempercepat pengerjaan proyek MYP agar progresnya dapat kembali sesuai target yang telah disepakati bersama Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Sulsel.
Berdasarkan data progres hingga September 2026, dari enam paket pekerjaan MYP, hanya Paket III dan Paket VI yang realisasinya melampaui target. Empat paket lainnya masih mencatat progres di bawah target.
Sadar berharap kendala yang memengaruhi pengerjaan dapat segera ditelusuri, sehingga pelaksanaan proyek tetap berjalan sesuai rencana.
Adapun data progres hingga September 2026, Paket I dengan panjang penanganan 300,24 kilometer ditargetkan mencapai 42,66 persen, namun realisasinya baru 40,99 persen.
Paket II sepanjang 209,38 kilometer mencatat target 36,703 persen dengan realisasi 27,839 persen. Sementara Paket III sepanjang 254,85 kilometer melampaui target 31,276 persen dengan realisasi 37,833 persen.
Kemudian, Paket IV sepanjang 286,80 kilometer ditargetkan mencapai 19,8 persen, tetapi realisasinya baru 16,23 persen. Paket V sepanjang 218,75 kilometer mencatat realisasi 26,38 persen dari target 26,976 persen.
Sementara paket VI sepanjang 157,49 kilometer menjadi paket dengan realisasi yang melampaui target, yakni 10,44 persen dari target 4,45 persen.

Komentar