Kementan

Komite II DPD RI Dukung Kementan Substitusi Tepung Terigu dengan Ubi Kayu

Zafran Alvaro
Zafran Alvaro

Rabu, 14 Juli 2021 19:45

Komite II DPD RI Dukung Kementan Substitusi Tepung Terigu dengan Ubi Kayu

Pedoman Rakyat, Jakarta – Anggota Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Sumatera Barat, Emma Yohanna mendukung upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengembangkan makanan lokal, terutama produk olahan yang berbahan dasar ubi kayu sebagai makanan lokal sehat dan berkualitas.

Menurut Emma, sejauh ini ubi kayu memiliki potensi besar dalam industri produk makanan nasional. Selain sehat, makanan ini juga memiliki cita rasa tinggi yang bisa diolah menjadi berbagai macam produk siap saji.

“Sekarang Konsorsium Bisnis di Minangkabau (Smatera Barat) memulai membuat Mie Minangkabau yang semua bahan bakunya terdiri dari Mocaf (Singkong),” ujar Emma, Selasa, 13 Juli 2021.

Meski demikian, kata Emma, produsen makanan olahan lokal di Sumbar masih dikerjasamakan dengan perusahan di Jawa Tengah. Namun, ke depan, bukan tidak mungkin akan lahir unit-unit usaha dari pelosok desa.

“Industri atau pabrik Mocaf itu belum ada di Sumbar, baru akan ada tahun depan direncankan keperluan awal itu 500 hektare. Kalai saat ini masih kerjasama dengan Jawa Tengah,” katanya.

Sebagai informasi saja, produk olahan makanan Minangkabau saat ini berupa Mie Instan yang memiliki varian rasa gulai tunjang dan gula cingcang. Sisanya jiga ada varian rasa rndang.

Sebelumnya anggota komite II lainya Stefanus Liow juga mengapresiasi upaya dan kerja keras jajaran Kementan terhadap peningkatan produksi pangan, baik lokal maupun nasional. Menurut Stefanus, kinerja tersebut sangat luar biasa kareana memiliki kontribusi besar terhadap perbaikan ekonomi nasional.

“Selain makanan lokal. Yang juga menjadi perhatian saya saat ini adalah banyaknya usulan dari rakyat untuk mengembangkan bunga Krisan sebagai bunga yang berpotensi ekspor. Terutama ke Jepang,” tutupnya.

Senada, Guru Besar Universitas Jember, Prof. Achmad Subagio mendukung gerakan diversifikasi pangan lokal sebagai kekuatan dalam membangun sektor pertanian masa depan dan bisa dimulai melalui olahan ubi kayu karbohidrat seperti singkong.

“Kita tau ada mocaf dari bahan dasar songkong. Kemudian ada gaplek dan tapioka yang juga sama-sama dari singkong. Belum lagi akar dan daun yang bisa digunakan untuk olahan kimia dan maknan lainya,” katanya.

Subagio mengatakan, komoditas singkong memiliki potensi bisnis yang sangat luar biasa, terutama dalam memenuhi kebutuhan pasar ekspor untuk prodak olahan mocaf. Bahkan Menurut Subagio, singkong adalah kekuatan sekaligus karakter produk makanan bangsa Indonesia.

“Singkong itu sangat luar biasa sekali karena dari singkong kita bisa memiliki kekuatan sebagai sebuah bangsa. Bahkan produk kimia saja bahan bakunya dari akar singkong,” katanya.

Disisi lain, lanjut Subagio, komoditas singkong merupakan komoditas yang paling kuat terjangkit hama, sehingga setiap kandungan nutrisinya tetap terjaga dengan baik. Apalagi jika diperkuat dengan pupuk sebagai penyubur tanah.

“Sebenarnya kalau kita lihat resiko kehilangan nutrisi singkong itu paling rendah jika dibandingkan dengan tanaman laian,” katanya.

Ketua Masyarakat Singkong Indonesia, Arif Lambaga mengatakan bahwa produk olahan singkong adalah jati diri bangsa yang memiliki potensi ekonomi cukup besar. Terutama dalam menghidupkan ekonomi keluarga.

“Sebab singkong bisa di tanam di lahan-lahan sempit seperti pekarangan rumah. Saya kira ini sudah seusia dengan program pemerintah yang telah mensinergikannya melalui gerakan diversifikasi pangan lokal,” tutupnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional09 Oktober 2026 16:26
Dulu Tegas Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Kini Jokowi Bilang 2029 Masih Jauh
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku belum menerima arahan baru dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkai...
Metro09 Oktober 2026 15:37
Munafri Resmi Luncurkan Logo HUT ke-419 Makassar Usai Seleksi Karya Designer Muda Lokal
Pedomanrakyat.com, Makassar —Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi meluncurkan logo Hari Jadi yang ke-419 Kota Makassar di Makassar Creative ...
Politik09 Oktober 2026 15:10
17,3 Juta Suara Hangus, PSI Sentil Wacana PT 5 Persen: Putusan MK Jangan Dipelintir!
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengingatkan DPR RI agar tidak menaikkan ambang batas parlemen (parliamentary thresh...
Politik09 Oktober 2026 14:54
Bupati Ibas Sampaikan Terima Kasih atas Keramahan Warga Nuha Sambut 23 Kabupaten/Kota
Pedomanrakyat.com, Lutim – Suasana kebersamaan dan semangat menjadi tuan rumah mewarnai pelaksanaan Pekan Expo UMKM tingkat Provinsi Sulawesi Selata...