Komitmen Kembangkan Sapi Perah, Pemkab Sidrap Siapkan Lahan 18.000 Hektar untuk Peternakan

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 28 Januari 2025 22:32

Pemkab Sidrap.
Pemkab Sidrap.

Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar rapat koordinasi membahas penyiapan lahan investasi peternakan sapi perah di wilayah Kabupaten Sidrap, Senin (28/1/2025).

Ini merupakan tindak lanjut pembahasan bersama Penjabat Gubernur Sulsel, Ketua Satgas Percepatan Investasi (Kajati Sulsel), Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Staf Ahli Menteri Pertanian.

Rakor tingkat Kabupaten Sidrap dihadiri oleh Pj Bupati Sidrap, Idham Kadir Dalle, Ketua DPRD, H. Takyudin Masse, serta Kepala Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros, drh. H. Agustia.

Turut hadir pada acara di Rujab Bupati Sidrap tersebut, Asisten Pemerintah dan Kesra, Muhammad Iqbal, Kepala BPN Sidrap, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bila, serta pihak terkait lainnya.

Disebutkan dalam rapat, untuk mendukung pengembangan peternakan sapi perah di Sulsel, Sidrap menyiapkan lahan sekitar 18.000 Ha yg terdiri dari lahan PT BULS, lahan kosong, serta beberapa lahan milik masyarakat.

“Ini menegaskan dukungan Sidrap terhadap pengembangan peternakan sapi perah di Sulsel,” ujar Idham.

Ia berharap pihak terkait dapat berkolaborasi untuk memastikan kesiapan lahan tersebut sesuai dengan kebutuhan pengembangan peternakan.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Veteriner (BBVet) Maros, drh. H. Agustia mengungkap, penyiapan lahan mendukung salah satu program unggulan Presiden terpilih, yaitu makan bergizi dan minum susu gratis.

“Peningkatan produksi akan melibatkan pelaku usaha dalam negeri dan luar negeri untuk berinvestasi, sehingga memerlukan ketersediaan lahan yang cukup untuk area peternakan,” urai Agustia.

Dijelaskannya pula, ketersediaan lahan yang direncanakan akan melalui survei kelayakan oleh tim BBVet Maros bersama Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, KPH Bila, dan sejumlah instansi terkait.

“Survei ini akan memastikan kesiapan lahan untuk mendukung investasi peternakan dari pelaku usaha dalam maupun luar negeri,” urainya.

Agustia juga mengutarakan, memperhatikan peran, permasalahan, tantangan dan peluang subsektor peternakan 10 tahun ke depan, diperlukan percepatan peningkatan produksi susu dan daging nasional.

“Hal ini dalam rangka menuju Indonesia Emas 2045 yang maju, adil, dan sejahtera,” tandasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...