Konvergensi Sunting, Pemkab Pangkep Perkenalkan Mega Macca

Nhico
Nhico

Jumat, 20 Mei 2022 11:53

Konvergensi Sunting, Pemkab Pangkep Perkenalkan Mega Macca

Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pemerintah kabupaten Pangkep perkenalkan inovasi Mega Macca saat Kegiatan penilaian kinerja aksi konvergensi stunting tingkat provinsi Sulsel tahun 2022, berlangsung di salah satu hotel di Makassar, Kamis(19/5/22).

Kepala dinas kesehatan Pangkep, Hj Herlina mengatakan, Mega berarti banyak dan Macca berarti cerdas.

Mega itu akronom dari Messo yang berarti kenyang dan Magala yang makanya sehat. Sementara dan Macca artinya cerda.

Messo, diharapkan semua balita terpenuhi gizinya. Khususnya anak yang masih dalam kategori 1000 hari kehidupan(HKP).

Magala, setelah Messo terpenuhi gizinya. Sehingga anak diharapkan menjadi sehat. Tidak ada orang yang sehat jika gizi tidak terpenuhi.

Macca, diinginkan ibu menjadi cerdas dalam mengasuh anak. Mulai dari usia balita hingga usia 5 tahun. Bahkan, Seorang ibu harus cerdas mengolah makanan sebelum hamil dan masa hamil.

“Sembilan bulan pertama dalam kandungan itu menentukan masa depan anak. Jadi, messo harus mulai dalam kandungan, lahir hingga 1000 HPK. Sehingga, dengan Mega Macca kita lahirkan anak yang sehat dan cerdas,”katanya.

Inovasi Mega Macca ini merupakan kolaborasi lintas sektor. Dinas kesehatan, DPMD, Bappalitbangda, Disdukcapil KB, Dinsos, Distan, Disidikbud, Dinas perikanan, Perundistrian, Kemenag serta NGO.

Saat ini kata Hj Herlina, angka stunting Pangkep 14 persen tahun 2020, sementara tahun 2021 turun ke angka 12 persen berdasarkan EPPPGM. Sementara berdasarkan SSGI 34,51 persen turun menjadi 33,1 persen.

“Kalau menggunakan SSGI kita turun 1 persen lebih. Kalau menggunakan EPPGMI turun 2 persen,”tembahnya.

Selain inovasi Mega Macca, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk percepatan penurunan angka stunting.

Lebih menekankan pelaksanaan kegiatan di lapangan. Melibatkan PKK praoktif dalam melaksanakan penanganan stunting.

“Kita juga sudah bentuk pendamping keluarga di desa. Kita berdayakan agar mereka terlibat dalam penangnan gizi,”terangnya.

Presentasi kegiatan penanganan stunting mulai dari aksi 1 hingga 8 dipaparkan oleh sekretaris DPMD Pangkep Sulfadli dihadapan panelis dan peserta dari 24 kabupaten/kota di Sulsel.

Mulai dari aksi 1, menetapkan 20 lokus penanganan stunting melaui SK bupati. 20 lokus ini ditetapkan berdasarkan 5 poin kriteria.

Aksi kedua, penyusunan rencana kerja oleh tim penanganan stunting pemkab Pangkep, forkopimda dan pihak terkait.

Aksi ketiga, ikrar bersama percepatan penanganan stunting oleh berbagai pihak. Aksi keempat, penyesuaian dan perbaikan regulasi agar peran desa menjadi ujung tombak dalam penanganan stunting.

Aksi lima, pembentukan KPM di 65 desa. Setiap KPM dialokasikan insentif sebesar Rp500 ribu -Rp 1,5juta perbulan perKPM. Serta peningkatan SDM KPM.

Aksi enam, membangun manajemen data dan instrumen agar menghasilkan data yang akurat.

Ketujuh, publikasi yang dilakukan pada sektor publik dan poster informasi dan penanganan stunting. Begitupun publikasi media massa, baik cetak, online maupun elektronik.

Aksi delapan, dilakukan revew kinerja tahunan para stackholder.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Agustus 2026 21:31
Defile Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dilepas di Balai Kota Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Defile kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional Tah...
Metro24 Agustus 2026 20:25
Sekda Jufri Rahman Buka Seminar Nasional dan Hadiri Pelantikan Dewan Hakim MTQ VIII KORPRI
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman membuka rangkaian Seminar Nasional dan menghadiri pelanti...
Metro24 Agustus 2026 19:24
Wagub Fatmawati Rusdi di Malam Ta’aruf: MTQ KORPRI Bukan Sekadar Lomba, tapi Bentuk Karakter ASN
Pedomanrakyat.com, Makassar – Malam Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 berlangsung di Baruga ...
Metro24 Agustus 2026 18:28
Jelang Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, 1.157 Peserta Ikuti Defile di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sebanyak 1.157 peserta yang tergabung dalam 117 kafilah dari 38 provinsi serta perwakilan dari 79 kementerian dan ...