KSAL : Indonesia Belum Punya Alat Pendeteksi Kapal Selam Asing

Nhico
Nhico

Senin, 28 April 2025 14:23

Rapat di DPR. (F-INT)
Rapat di DPR. (F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Muhammad Ali mengungkapkan, TNI AL mengakui bahwa Indonesia belum memiliki sistem pendeteksi kapal selam asing. Saat ini, pihaknya telah mengajukan alat pendeteksi tersebut ke Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

“Pengawasan bawah laut kita belum memiliki sensor sama sekali, baru pengajuan ke Kementerian Pertahanan. Jadi harusnya ada fixed detect sonar, jadi yang dipasang di bawah laut, tapi kita belum memiliki,” kata Muhammad Ali saat rapat dengar pendapat (RDP) di Kompleks Parlemen, Senin (28/4/2025).

Ali mengungkapkan, pendeteksian ancaman dan pemantauan saat ini menggunakan Sistem Pusat Komando Angkatan Laut (Sispuskodal) Tahap I.

Lewat sistem ini, aspek pengawasan jarak jauh mencapai 50 persen dan kawasan pesisir serta perairan teritorial 30 persen.

Namun, sistem tidak mencakup pengawasan bawah laut.

“Pengawasan bawah laut 0 persen, sehingga mungkin kelemahan kita di pendeteksi kapal selam asing yang melalui alat itu kita tidak bisa monitor. Pusat komando dan kendali terpadu 80 persen, analitik berbasis kecerdasan buatan 50 persen, dan sistem pendukung 80 persen,” tuturnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...