Kunjungi Jambi, Mentan Minta Pengembangan Hilirisasi Nenas Jambi Berorientasi Ekspor

Nhico
Nhico

Sabtu, 06 November 2021 20:19

Kunjungi Jambi, Mentan Minta Pengembangan Hilirisasi Nenas Jambi Berorientasi Ekspor

Pedoman Rakyat, Jambi – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta desa sentral produksi nenas melakukan pengembangan di hulu hingga hilir. Diharapkan kedepan nenas harus diolah menjadi produk siap di jual dan berorientasi ekspor.

“Saya senang disini tapi tentu ini masih perlu kita olah lagi. Saya tahu kalo nenas itu sangat dibutuhkan banget diluar negeri sehingga ini perlu konsentrasi – konsentrasi sedikit sehingga nenas bisa naik kelas.Jadi hilirisasinya harus jalan ini,”ungkap Mentan saat melakukan kunjungan di perkebunan nenas di Desa Tangkit Baru Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (6/11/21).

Mentan juga mengharapkan industri pengolahan nenas bisa segera dikembangkan dilokasi tersebut guna memproduksi olahan nenas yang siap ekspor. Untuk itu Mentan meminta supaya lahan dilakukan perluasan lahan untuk pengembangan nenas.

“Kalo bisa lahannya diatas 5000 hektar kita bisa mengarah ke skala industrinya untuk pengalengannya karena kalo tidak supply nya bisa gak ada. Saya sangat tertarik banget dengan ini. Ada gak mesin mesin kecil untuk pengalengan ini. Karena ini kalo enggak dikaleng gak bisa diekspor,”ujar Mentan.

Selain itu, Mentan mendorong petani desa tangkit baru juga menanam komoditi pertanian lainnya yang bisa di tumpang sari dengan tanaman nenas atau ditanam dipinggiran kebun seperti jagung, pinang guna menambah pendapatan petani dan meningkatkan ketahanan pangan mandiri.

“Saya kira disini juga jangan hanya nenas saja dipinggir-pinggir itu harus ada komoditi lain. Saya sepakat melihat pinang bisa dikembangkan juga atau yang lainnya,”kata Syahrul.

Diketahui, Desa Tangkit Baru Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi merupakan perkebunan nenas paling luas di Provinsi Jambi, bahkan daerah ini menjadi sentra penjualan nenas.

Sebagian besar areal kebun nanas di desa tersebut merupakan kawasan dataran rendah gambut yang berada pada ketinggian 20 meter di atas permukaan laut (mdpl). Nenas yang dikembangkan petani hingga sekarang di desa tersebut jenis Queen (daun pendek berduri tajam, buah lonjong mirip kerucut).

Petani nenas (45 tahun), Ambok Asek mengatakan peremajaan tanaman nenas juga dilakukan secara berkesinambungan. Para petani tidak bisa membiarkan nanas tidak terawat karena komoditas buah bersisik itulah yang menjadi satu-satunya andalan utama pendapatan mereka.

“Nenas sudah menjadi lama menjadi satu-satunya andalan usaha ekonomi keluarga kami. Karena itu kami tetap merawat kebun nenas kami dengan baik,”katanya.

Kepala Desa Tangkit Baru, Supadi mengatakan, dinas instansi terkait seperti dinas pertanian, koperasi, pertanian dan pihak swasta juga sering melakukan pelatihan terhadap petani dan UMKIM pengolahan dodol nanas di Desa Tangkit Baru. Pelatihan itu diberikan agar para petani bisa terus berionvasi dalam pengolahan, pembuatan kemasan dan pemasaran nanas dan dodol nanas.

“Untuk saat ini, di masa pandemi, pemilik UMKM dodol nanas meningkatkan memasarkan produk mereka secara online (digital),” tutupnya

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 11:04
Atlet dan Pelatih Punya Keluhan? KONI Makassar Buka Saluran Pengaduan, Catat Nomornya!
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar membuka layanan pengaduan bagi atlet dan pelatih menjelang Pek...
Politik15 Oktober 2026 03:59
Tok! Mendagri Resmi Berhentikan Husniah Talenrang Tidak dengan Hormat sebagai Bupati Gowa
Pedomanrakyat.com, Gowa – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dikabarkan secara resmi mengeluarkan surat keputusan pemberhentian Husniah Talen...
Nasional14 Oktober 2026 23:23
Menhut Perkuat Operasi Darat-Udara di Tanjung Puting, Fokus Lindungi Zona Inti dari Karhutla
Pedomanrakyat.com, Kotawaringin Barat – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutl...
Metro14 Oktober 2026 22:20
Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi Lepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Lima Pulau
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi melepas Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 yang akan menjangkau...