Lakukan Exit Meeting Dengan Tim Audit BPK RI, Bupati Andi Rahim Bahas Posisi Keuangan Lutra

Nhico
Nhico

Senin, 17 Maret 2025 09:39

 Bupati Andi Rahim Bahas Posisi Keuangan Lutra.
Bupati Andi Rahim Bahas Posisi Keuangan Lutra.

Pedomanrakyat.com, Lutra – Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menggelar exit meeting dengan tim audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Bupati Luwu Utara, minggu, (16/3). Pertemuan ini menandai berakhirnya proses audit di Kabupaten Luwu Utara yang telah berlangsung selama kurang lebih 20 hari.

Dalam pertemuan tersebut, tim audit BPK RI menyampaikan sejumlah poin terkait hasil audit keuangan daerah. Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama adalah posisi utang-piutang Pemerintah Kabupaten Luwu Utara per 31 Desember 2024.

“Alhamdulillah, hari ini kita telah melakukan exit meeting dengan tim audit BPK RI. Dalam pertemuan tadi, saya secara khusus meminta agar disampaikan mengenai posisi utang-piutang Luwu Utara. Ini penting untuk mengetahui apa yang menjadi beban APBD kita, sehingga kita bisa menyusun langkah-langkah yang sesuai dalam melakukan pencapaian visi-misi yang ingin kita wujudkan dalam lima tahun ke depan,” terang Andi Rahim.

Dari hasil audit yang disampaikan, diketahui bahwa total utang Kabupaten Luwu Utara per 31 Desember 2024 mencapai 263 miliar rupiah. Angka tersebut sudah termasuk utang dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang harus diselesaikan hingga tahun 2027.

“Tentu saja, dalam tiga bulan pertama tahun 2025 ini, utang kita sudah berkurang. Nanti akan kita hitung kembali berapa pengurangan yang sudah kita lakukan sejak bulan Januari,” tambahnya.

Andi Rahim mengakui bahwa dengan jumlah utang yang cukup besar, ruang fiskal daerah menjadi sempit serta mempengaruhi fleksibilitas dalam membuat kebijakan strategis. Namun, berbagai langkah telah dilakukan untuk tetap mewujudkan visi-misi pembangunan daerah, salah satunya melalui efisiensi anggaran.

“Dalam waktu dekat, kami akan memfinalisasi langkah-langkah efisiensi anggaran. Saya juga sudah menegaskan kepada Perangkat Daerah terkait agar TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) tidak lagi tertunggak. Kami berkomitmen bahwa di tahun 2025, tidak ada lagi TPP yang tertunggak” tegasnya.

Adapun terkait TPP tahun 2024 yang belum terbayarkan, Andi Rahim menyatakan bahwa Pemerintah daerah masih menunggu fatwa dari BPK RI mengenai status TPP tersebut, apakah dianggap sebagai utang atau tidak.

“BPJS sudah dibayar, TPP bulan ini juga sudah dibayarkan. Seharusnya sudah tiga bulan yang terbayar, namun saat ini, baru satu bulan yang bisa kami realisasikan. Tapi kami berusaha akan menyelesaikan pembayaran TPP tersebut dalam waktu dekat. Termasuk pembayaran bagi tenaga honorer,” pungkasnya.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik11 Februari 2026 23:29
Sekjen PPP Absen di Pembukaan Mukernas, Panitia dan Ketum Mardiono Beri Penjelasan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi digelar di Kota Makassar, Sulawesi...
Ekonomi11 Februari 2026 21:32
Komitmen Pengembangan SDM, IWIP Raih Penghargaan Golden Leader JMSI Awards
Pedomanrakyat.com, Banten – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dinilai sebagai Golden Leader Pembangunan Sumber Daya Manusia setelah m...
Metro11 Februari 2026 20:35
Ismail Fokus Perjuangkan Air Bersih, Jawab Harapan Warga Pesisir Utara Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar, Ismail menegaskan komitmennya untuk membantu warga yang berada di wilayah utara...
Metro11 Februari 2026 19:24
Waka DPRD Sulsel Sufriadi Arif Hadiri Groundbreaking Preservasi Jalan Rp274 Miliar di Takalar
Pedomanrakyat.com, Takalar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, menghadiri kegiatan groundbreaking preservasi jalan Paket 2 Multi...