Fraksi NasDem DPRD Sulsel

Legislator NasDem APT Dicurhati Soal KIS, Drainase Hingga Nelayan Kehilangan Pekerjaan Gara-gara Reklamasi CPI

Jennaroka
Jennaroka

Senin, 10 Mei 2021 21:50

Legislator NasDem APT Dicurhati Soal KIS, Drainase Hingga Nelayan Kehilangan Pekerjaan Gara-gara Reklamasi CPI

Pedoman Rakyat, Makassar – Legislator NasDem, Andre Prasetyo Tanta, menutup masa reses dengan melanjutkan temu konstituen di Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, Senin (9/5/2021).

APT, sapaan akrab Anggota DPRD Sulsel ini, terlebih dahulu menyapa konstituennya di Kelurahan Pabaengbaeng, Kecamatan Tamalate.

Dalam tatap muka di Pabaengbaeng, warga kategori miskin mengadu ke APT belum mendapatkan Kartu Indonesia Sejahtera alias KIS. “Sehingga terkendala mendapat layanan di Puskesmas,” tutur Rahmawati salah seorang warga.

Keluhan lainnya adalah drainase di pemukiman mereka yang tidak tertata.

“Kalau hujan bikin banjir. Tolong diperhatikan ini Pak APT. Kalau bisa sebelum musim hujan,” tutur warga lainnya yang menyampaikan keluhannya tersebut.

Lain halnya dengan keluhan Syamsuddin, Ketua RT 07 Kelurahan Panambungan. Ia mewakili sekitar 60-an warganya yang tergabung dalam empat kelompok nelayan. Keluhannya adalah para nelayan itu sekarang jadi kehilangan pekerjaan karena reklamasi laut akibat proyek CPI.

“Mereka harus mencari ikan jauh ke laut. Susah cari ikan disini. Padahal mereka ini pakai perahu kecil,” keluh Syamsuddin mewakili warganya.

“Jadi kami berharap kepada Pak APT untuk memediasi kami kepada pihak CPI agar bisa diberikan perhatian kepada nelayan terkait kesejahteran dan sarana dan prasarana,” lanjut Syamsuddin.

Syamsuddin juga meminta APT agar memintakan bantuan kapal dan mesin kapal ke Pemprov Sulsel. “Supaya kami bisa bekerja dengan lebih baik lagi,” tutup Syamsuddin.

Bagaimana respon APT? Ia berjanji akan mengawal aspirasi warga selama reses. Termasuk soal KIS, drainase dan nasib nelayan di sekitar area reklamasi CPI.

“Terkait dengan KIS ini seharusnya masyarakat tidak lagi harus mengeluhkan. Karena ini program yang paling mendasar yang harus dipenuhi pemerintah. Termasuk dengan nasib nelayan yang terkena dampak reklamasi,” jawabnya.

“Saya juga mengajak RT dan RW untuk bersama-sama proakatif mengawal keluahan warga. Dan melakukan koordinasi nantinya kepada pihak-pihak terkait agar persoalan mendasar warga tidak bersoal lama-lama lagi,” pungkas APT.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah11 Februari 2026 17:22
Bupati Irwan Tegaskan Komitmen Tingkatkan Layanan, 7 Kepala Puskesmas Terima SK
Pedomanrakyat.com, Pinrang – Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat kembali ditegaskan Bupati Pinrang ...
Metro11 Februari 2026 16:34
Munafri-Aliyan Kompak Hadiri Peresmian Rebound Padel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Makassar Munafri Aliyah Mustika Ilham meresmikan Lapa...
Ekonomi11 Februari 2026 15:25
Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi HPFI Sulsel, Bahas Penguatan UMKM Florist
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi Himpunan Pengusaha Florist Indonesia (HPFI) Sulaw...
Ekonomi11 Februari 2026 15:08
Tanpa Kenaikan, Belanja ASN Maros 2026 Tetap di Kisaran Rp600 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemkab Maros mengalokasikan hampir Rp600 miliar untuk belanja pegawai pada 2026. Anggaran tersebut mencakup gaji dan ...