Legislator NasDem Desak Kementerian Imigrasi-Pas Investigasi Tahanan Kabur di Lapas Salemba

Nhico
Nhico

Kamis, 14 November 2024 14:10

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Partai Partai NasDem, Muslim Ayub.
Anggota Komisi XIII DPR RI dari Partai Partai NasDem, Muslim Ayub.

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Anggota Komisi XIII DPR RI dari Partai Partai NasDem, Muslim Ayub, mendesak Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imigrasi-Pas) melakukan audit investigatif imbas tahanan kabur dari Lapas Salemba, Jakarta Pusat.

“Perlu dilakukan audit investigatif atas kejadian ini, jika diperlukan kita akan memanggil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk melakukan langkah-langkah strategis, terutama audit investigatif di Rutan Salemba,” ujar Muslim dalam keterangannya, Rabu (13/11).

Muslin mengkhawatirkan, jangan-jangan sudah ada bangunan yang dibongkar untuk pelarian napi lainnya.

Legislator NasDem dari Dapil Aceh I itu menjelaskan kondisi objektif lapas dan rutan mengalami penuh sesak atau overcrowded sehingga tak optimal dalam menjalankan fungsinya.

“Kondisi lapas atau rutan yang mengalami overcrowded membuat pelaksanaan standar minimum dalam pembinaan, pengamanan, pelayanan, dan keselamatan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ungkap Muslim.

Ia juga menyoroti ketidakberimbangan rasio jumlah petugas pengamanan lapas dan rutan dengan jumlah tahanan.

“Bayangkan saja jika rasio jumlah petugas pengamanan rutan atau lapas dan jumlah tahanan sebesar 1:60, bagaimana mungkin petugas pengamanan bisa memantau apa yang terjadi di dalam ruang tahanan? Apakah sudah ada lantai yang dilubangi, besi yang sudah digergaji atau kondisi lain sebagai persiapan mereka melarikan diri,” terangnya.

Di sisi lain, Muslim juga menaruh perhatian pada ketersediaan anggaran Kementerian Imigrasi-Pas dan pola rekrutmen sehingga dapat menginventarisasi sejumlah masalah yang mengemuka.

“Sebagai mitra Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, kita akan cek apakah ada anggaran yang kurang atau pembatasan rekrutmen pegawai untuk pegawai rutan dan lapas di kementerian terkait,” tegas Muslim.

Muslim mengusulkan adanya solusi jangka panjang seperti pembangunan lapas baru, penataan, dan perbaikan sistem manajemen internal lapas.

“Pembangunan lapas baru dan perbaikan sistem manajemen internal lapas harus segera diimplementasikan untuk mengoptimalkan pengelolaan narapidana dan menjamin lingkungan yang lebih aman serta kondusif bagi pembinaan,” tandas Muslim.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 08:02
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan...
Metro16 April 2026 23:24
Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, PKL di BTP Bongkar Lapak Mandiri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026),...
Metro16 April 2026 23:03
Bahas LKPJ hingga Larut Malam, Komisi E Tegaskan Kesehatan Masyarakat Tak Boleh Dikompromi
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulsel...
Metro16 April 2026 22:40
Sekda Sulsel Buka High Level Meeting TP2DD 2026, Dorong Sinergi Optimalkan Pajak Daerah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, membuka secara resmi High Level Meeting dan Asistensi C...