Lewat Forum Koordinasi Jurnalis, BKKBN Sulsel Paparkan Hasil Program Bangga Kencana dan PPS Tahun 2022

Muh Saddam
Muh Saddam

Senin, 26 Desember 2022 16:34

Lewat Forum Koordinasi Jurnalis, BKKBN Sulsel Paparkan Hasil Program Bangga Kencana dan PPS Tahun 2022

Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Selatan melaksanakan Forum Koordinasi Junalis, di Ruang Pola Kantor BKKBN, Senin (26/12/2022).

Kegiatan tersebut dalam rangka konferensi pers terkait pelaksanaan program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting Tahun 2022.

Kepala BKKBN Sulsel, Andi Ritamariani mengatakan bahwa, tujuan kegiatan ini untuk menyosialisasikan hasil dan prestasi pelaksanaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS).

Andi Rita menuturkan bahwa, adapun Kontrak Kinerja Provinsi (KKP) yang telah dicapai BKKBN Sulsel hingga November 2022 ini antaranya lain:

Pertama, Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR) per WUS Usia 15-49 Tahun, dari target 2,31 sudah tercapai 2,29 atau 100,87 persen PK21.

Kedua, Angka Prevalensi Kontrasepsi Modern (Modern Contraceptive Prevelance Rate/mCPR) target 58,36 tercapai 52,30 atau 89,62 persen PK21.

Ketiga, Persentase Kebutuhan Ber-KB yang Tidak Terpenuhi (Unmet Need) target 15,32 tercapai 27,20 atau 56,32 persen PK21; Keempat, Angka Kelahiran Remaja Umur 15-19 Tahun (Age Specific Fertility Rate/ASFR 15-19) target 38,00 tercapai 52,30 138,69 persen PK21.

Kelima, Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) target 60,32 tercapai 79,75 atau 132,21 persen PK21; Keenam, Median Usia Kawin Pertama Perempuan (MUKP) target 22 tercapai 21,5 97,73 pesen PK21

Selain itu kata dia, pemerintah telah menetapkan Stunting sebagai Program Prioritas Nasional dengan masuknya Stunting ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

“Dengan target penurunan yang cukup signifikan dari kondisi 27,6 persen pada tahun 2019, ditargetkan menjadi 14 persen pada tahun 2024. Olehnya itu diperlukan upaya-upaya nyata yang memberikan dampak terhadap penurunan stunting,” terang Andi Rita.

Lanjutnya, selaku Ketua Pelaksana PPS, BKKBN menggunakan pendekatan keluarga berfokus pada pencegahan lahir dan terjadinya Stunting baru dari hulu.

“Tentunya dengan melakukan pendampingan kepada keluarga-keluarga yang berisiko melahirkan anak-anak Stunting, dengan prioritas pendampingan kepada remaja calon pengantin/calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, ibu pasca salin dan anak usia 0-59 bulan,” jelasnya.

Ia menambahkan, BKKBN menyediakan Data Keluarga Berisko Stunting dari hasil Pendataan Keluarga tahun 2021 atau PK21 yang diiringi dengan verifikasi dan validasi setiap tahunnya.

“Data by name by address tersebut menjadi pegangan Tim Pendamping Keluarga (TPK) terdiri dari Bidan, Kader PKK dan Kader KB yang berjumlah 20.046 orang atau 6.682 TPK dalam melaksanakan fungsi pendampingan kepada kelompok sasaran,” tutur Rita.

Rita menambahkan, telah dilakukan pembentukan atau pengembangan kelembagaan, penambahan SDM, dan penyediaan anggaran yang mendukung penurunan prevalensi balita stunting.

Salah satunya pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di semua level provinsi hingga desa. Begitu pun Satgas telah tersedia di se- provinsi dan di kabupaten/kota, meskipun ada Satgas kabupaten/kota yang merangkap wilayah kerjanya.

“Penyediaan anggaran melalui APBN dan DAK juga telah disiapkan meskipun dalam beberapa hal belum memadai karena keterbatasan anggaran negara,” pungkasnya.

 

 

 

 

Penulis : Musa

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 April 2026 16:31
PPP Sulsel Siapkan Muscab Serentak, Cari Pemimpin yang Mampu Hidupkan Mesin Partai
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan bersiap menggelar musyawarah cabang (...
Politik17 April 2026 15:48
Gubernur Sulsel Ungkap Perkembangan Preservasi Jalan Ruas Makassar-Gowa dan Takalar Capai 26 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membeberkan update progres pelaksanaan program Multiyears Pro...
Ekonomi17 April 2026 15:33
Gak Perlu Jauh! Semua Kebutuhan Haji, Umrah dan Oleh-oleh Khas Timur Tengah Kini Hadir di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, resmi membuka ca...
Daerah17 April 2026 15:20
1.856 ASN WFH, Pemkab Maros Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu
Pedomanrakyat.com, Maros — Pemerintah Kabupaten Maros mulai menerapkan sistem work from home (WFH) bagi ASN secara penuh pekan ini. Dari total 6.392...