Lewat Inovasi INTAN-WPL, BPSDM Sulsel Akan Tingkatkan Kompetensi ASN

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 10 Juli 2025 22:09

BPSDM Sulsel membuat inovasi INTAN-WPL (Internalisasi Budaya Belajar ASN Melalui Workplace Learning).
BPSDM Sulsel membuat inovasi INTAN-WPL (Internalisasi Budaya Belajar ASN Melalui Workplace Learning).

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) kini bukan lagi sebatas pilihan, tetapi menjadi kewajiban hukum sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Hal ini ditegaskan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si., M.Psi.

Menekankan bahwa kebutuhan efisiensi dan akurasi pelatihan ASN menuntut metode baru yang kontekstual dan tepat sasaran. Model pembelajaran berbasis tempat kerja atau Workplace Learning (WPL) dinilai menjawab tantangan tersebut.

“Pengembangan kompetensi ASN itu bersifat wajib. Kita dihadapkan pada situasi yang menuntut efisiensi dan menghindari duplikasi program pelatihan. Maka dari itu, pendekatan baru seperti Workplace Learning (WPL) menjadi sangat relevan,” ujar Prof. Jufri saat diwawancarai, Rabu (9/7/2025).

BPSDM Sulsel melalui inovasi INTAN-WPL (Internalisasi Budaya Belajar ASN Melalui Workplace Learning) menggeser paradigma pelatihan formal menuju pembelajaran kontekstual yang terjadi langsung di tempat kerja ASN.

“Pembelajaran ASN tidak lagi hanya mengandalkan pelatihan klasikal yang mengundang peserta datang ke satu tempat. Model ini belum tentu menjawab kebutuhan spesifik ASN di tiap instansi. Melalui WPL, pembelajaran justru terjadi di tempat kerja mereka masing-masing,” jelas Prof. Jufri.

WPL mengintegrasikan formal learning, social learning, dan experiential learning, sehingga menciptakan suasana belajar yang kolaboratif dan berbasis praktik.

Sebagai tahap awal, WPL akan diterapkan di lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ditetapkan sebagai pilot project melalui Keputusan Gubernur Sulsel.

Nantinya, para Widyaiswara akan mendampingi langsung untuk identifikasi kebutuhan belajar, pemetaan masalah dan perancangan strategi pembelajaran yang relevan dan aplikatif dengan tugas masing-masing.

“Para Widyaiswara akan berdiskusi langsung dengan para pegawai di OPD, melihat tantangan nyata yang dihadapi, dan merancang pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik ASN berdasarkan tugas pokok dan fungsi mereka,” tambahnya.

WPL disebut lebih efisien secara anggaran dan lebih tepat sasaran. Program pelatihan tidak lagi seragam, melainkan sesuai kebutuhan masing-masing unit kerja. Selain itu, WPL diharapkan melahirkan budaya belajar berkelanjutan dalam birokrasi.

“Ini sejalan dengan Pasal 49 UU ASN yang mewajibkan ASN terus belajar dan meningkatkan kompetensinya secara terintegrasi dengan pekerjaan,” lanjutnya.

Bahkan, ke depan, pembelajaran berbasis tempat kerja ini akan diupayakan diintegrasikan dengan sistem E-Kinerja ASN, berdasarkan rekomendasi dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) Pusat.

WPL mendukung Asta Cita Nasional, terutama pada poin ke-4 (pengembangan SDM) dan ke-7 (reformasi birokrasi). Di tingkat daerah, sejalan dengan Misi 1 Gubernur Sulsel: pembangunan SDM unggul dan berdaya saing.

“Kalau WPL ini bisa kita jalankan secara konsisten, terutama jika didukung dengan Peraturan Gubernur, maka kita akan mampu membangun atmosfer akademik dan budaya belajar ASN yang kuat. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas SDM dan kinerja pemerintahan secara keseluruhan,” tegasnya.

Sebagai kontribusi strategis ke tingkat nasional, BPSDM Sulsel juga akan menyusun policy paper dan policy recommendation yang akan diajukan ke pemangku kebijakan seperti Kementerian PAN-RB, Lembaga Administrasi Negara, dan BKN.

“Ini bagian dari upaya sistemik agar model pembelajaran WPL yang kita inisiasi bisa menjadi contoh praktik baik bagi daerah lain, bahkan menjadi kebijakan nasional ke depan,” pungkas Prof. Jufri.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 April 2026 15:48
Gubernur Sulsel Ungkap Perkembangan Preservasi Jalan Ruas Makassar-Gowa dan Takalar Capai 26 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membeberkan update progres pelaksanaan program Multiyears Pro...
Ekonomi17 April 2026 15:33
Gak Perlu Jauh! Semua Kebutuhan Haji, Umrah dan Oleh-oleh Khas Timur Tengah Kini Hadir di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, resmi membuka ca...
Daerah17 April 2026 15:20
1.856 ASN WFH, Pemkab Maros Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu
Pedomanrakyat.com, Maros — Pemerintah Kabupaten Maros mulai menerapkan sistem work from home (WFH) bagi ASN secara penuh pekan ini. Dari total 6.392...
Metro17 April 2026 15:07
15 Peserta Kafilah Luwu Timur Lolos ke Final MTQ XXXIV Sulsel 2026 di Maros
Pedomanrakyat.com, Lutim – Kabar membanggakan datang dari Kafilah Kabupaten Luwu Timur pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat P...