Lewat Program DBD, LAZ Hadji Kalla Berhasil Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan Petani

Muh Saddam
Muh Saddam

Selasa, 27 Januari 2026 11:43

Tim LAZ Hadji Kalla melalkukan monitoring di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan yang masuk dalam program Desa Bangkit Sejahtera (DBS) 2025.
Tim LAZ Hadji Kalla melalkukan monitoring di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan yang masuk dalam program Desa Bangkit Sejahtera (DBS) 2025.

Pedomanrakyat.com, Makassar – LAZ Hadji Kalla melalui Program Desa Bangkit Sejahtera berhasil meningkatkan produktivitas hasil panen sekaligus pendapatan petani di desa binaan.

Program ini merupakan salah satu program unggulan LAZ Hadji Kalla yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan dengan memaksimalkan potensi komoditas lokal.

Sepanjang tahun 2025, Program Desa Bangkit Sejahtera diimplementasikan di 20 desa binaan yang tersebar di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Program ini menyasar kelompok petani dan pelaku usaha desa melalui pendampingan terpadu guna mendorong peningkatan kapasitas produksi dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Berbagai komoditas potensial lokal menjadi fokus pengembangan, di antaranya jagung, bawang merah, padi, wortel, nilam, ikan nila, ayam kampung unggul, hingga rumput laut. Komoditas tersebut sebelumnya dibudidayakan dengan bibit lokal dan teknik konvensional, sehingga produktivitasnya belum optimal.

Melalui Program Desa Bangkit Sejahtera, LAZ Hadji Kalla melakukan penguatan budidaya dengan menerapkan teknik sesuai Good Agricultural Practices (GAP), mengganti bibit lokal dengan bibit unggul, serta menyalurkan bantuan sarana produksi berupa pupuk dan obat pengendali hama.

Seluruh proses ini disertai pelatihan dan pendampingan intensif kepada kelompok binaan. Hasil implementasi program menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan.

Kuantitas dan kualitas hasil panen meningkat secara signifikan, bahkan pada beberapa komoditas melampaui ekspektasi awal. Rata-rata peningkatan hasil panen mencapai 2–3 ton atau sekitar 60 persen dibandingkan kondisi awal (baseline).

Peningkatan produktivitas tersebut berdampak langsung pada kenaikan pendapatan petani binaan. Rata-rata pendapatan petani meningkat hingga Rp4.000.000 per orang per bulan. Capaian ini menjadi dorongan positif bagi petani desa untuk terus mengembangkan usaha budidaya secara mandiri dan berkelanjutan.

“Program Desa Bangkit Sejahtera dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui penguatan kapasitas dan optimalisasi potensi lokal. Kami tidak hanya menyalurkan bantuan sarana produksi, tetapi juga melakukan pendampingan agar petani mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Erny Rachmi Nurdin, Program Manager Community Development LAZ Hadji Kalla.

Keberhasilan implementasi Program Desa Bangkit Sejahtera ini akan menjadi model pengembangan di desa-desa lainnya yang dibina oleh LAZ Hadji Kalla.

LAZ Hadji Kalla berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program agar semakin banyak petani dan masyarakat desa yang merasakan manfaat pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik17 April 2026 16:31
PPP Sulsel Siapkan Muscab Serentak, Cari Pemimpin yang Mampu Hidupkan Mesin Partai
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan bersiap menggelar musyawarah cabang (...
Politik17 April 2026 15:48
Gubernur Sulsel Ungkap Perkembangan Preservasi Jalan Ruas Makassar-Gowa dan Takalar Capai 26 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membeberkan update progres pelaksanaan program Multiyears Pro...
Ekonomi17 April 2026 15:33
Gak Perlu Jauh! Semua Kebutuhan Haji, Umrah dan Oleh-oleh Khas Timur Tengah Kini Hadir di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, resmi membuka ca...
Daerah17 April 2026 15:20
1.856 ASN WFH, Pemkab Maros Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu
Pedomanrakyat.com, Maros — Pemerintah Kabupaten Maros mulai menerapkan sistem work from home (WFH) bagi ASN secara penuh pekan ini. Dari total 6.392...