Luwu Sulsel Terkepung Banjir, Hanya 1 Desa Bisa Diakses Jalur Darat

Nhico
Nhico

Rabu, 08 Mei 2024 17:43

Banjir Luwu.(F-INT)
Banjir Luwu.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Luwu – Tim SAR gabungan berupaya membuka akses jalur darat menuju 12 desa yang saat ini masih terisolasi karena banjir bandang dan longsor di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

“Sampai hari ini, khusus di Kecamatan Latimojong yang berada di 12 desa, yang sudah bisa diakses lewat darat baru satu desa,” kata Penjabat Bupati Luwu, Muhammad Saleh, Rabu (8/5).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Amson Padolo mengatakan saat ini Tim SAR gabungan berfokus pada pembukaan akses jalan darat ke desa terisolir di Kecamatan Latimojong, setelah enam kabupaten lainnya sudah kondusif.

Ada pun daerah yang diterjang banjir dan longsor yakni, Kabupaten Luwu, Sidrap, Luwu Utara, Soppeng, Enrekang, Sinjai, dan Wajo dengan jumlah korban jiwa sebanyak 15 orang, di antaranya 13 orang meninggal dunia di Luwu dan Wajo serta Sidrap masing-masing satu orang.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro13 Oktober 2026 16:47
TP PKK Makassar Gelar Bimtek Perawatan Jenazah, Bagikan Paket Perlengkapan ke Tiap Kelurahan
Pedomanrakyat.com, Makassar — TP PKK Kota Makassar menggelar bimbingan teknis (bimtek) tata cara perawatan jenazah sekaligus menyerahkan bantuan per...
Metro13 Oktober 2026 16:14
Kanal Dangkal di Mappala Tak Kunjung Dikeruk, Warga Khawatir Banjir Saat Musim Hujan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Warga Kelurahan Mappala, Kecamatan Rappocini, Makassar, mengkhawatirkan ancaman banjir saat musim hujan akibat pendang...
Politik13 Oktober 2026 15:49
Temui Jokowi, Relawan Gibran Janjikan Bukti Pendidikan Wapres: Tunggu Tanggal Mainnya!
Pedomanrakyat.com, Solo – Relawan Militan Gibran 08 Nusantara menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Solo, Jawa Tengah,...
Nasional13 Oktober 2026 15:25
Sidang Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Bongkar 23 Jemaah Shafira Pakai Kuota Petugas
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Komisaris PT Shafira Tour & Travel, Mohammad Ansor Alamsyah, mengakui perusahaannya pernah memberangkatkan 23 j...