Mahmoud Abbas: Netanyahu Tidak Percaya pada Perdamaian

Nhico
Nhico

Selasa, 15 November 2022 08:52

Netanyahu-Mahmoud Abbas.(F-INT)
Netanyahu-Mahmoud Abbas.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Palestina Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan pada Minggu (13/11/2022), bahwa dia harus berurusan dengan Benjamin Netanyahu , mantan Perdana Menteri Israel yang memenangkan pemilihan kembali bulan ini, meskipun Abbas yakin Netanyahu tidak tertarik untuk berdamai.

“Saya mengenal Netanyahu untuk waktu yang lama, sejak 1990-an. Dia adalah orang yang tidak percaya pada perdamaian, tetapi saya tidak punya pilihan lain selain berurusan dengannya,” kata Abbas kepada Palestine Television.

Pemimpin Palestina, yang otoritasnya memiliki kendali terbatas di Tepi Barat yang diduduki Israel, mengatakan harus ada resolusi damai untuk konflik selama beberapa dekade.

Wawancara itu, yang juga disiarkan oleh televisi Mesir, direkam pada hari Jumat.

“Saya punya masalah dengan Israel, Israel menduduki tanah dan negara saya. Siapa perdana menteri? Netanyahu. Saya terpaksa berurusan dengan dia,” kata Abbas.

 

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional11 Februari 2026 12:55
Wujudkan Tata Kelola Mangrove, Kementerian Kehutanan Luncurkan Platform MANDARA
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Indonesia sebagai negara dengan ekosistem mangrove terbesar di dunia menghadapi tantangan besar dalam sinkronisasi ...
Metro11 Februari 2026 12:19
Wali Kota Munafri Tinjau Karya Inovasi Anak Muda Makassar Sulap Sampah Plastik Jadi BBM
Pedomanrakyat.com, Makassar — Karya inovasi anak muda Kota Makassar, kembali menunjukkan perannya dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarak...
Metro11 Februari 2026 12:14
Sekda Makassar Terima Kunjungan Bupati Sarolangun, Bahas Pengelolaan PAD hingga Kinerja ASN
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menerima kunjungan kerja Bupati Sarolangun, Provinsi Jam...
International11 Februari 2026 11:24
8.000 Pasukan RI Bakal Dikirim ke Gaza untuk Misi Perdamaian
Pedomanrakyat.com, Gaza – Pemerintah Indonesia berencana mengirim sekitar 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza Palestina. Hal ini sedang dibahas unt...