Makassar Status Siaga Darurat Kekeringan, 3 Kecamatan-12 Kelurahan Terdampak

Nhico
Nhico

Selasa, 01 Oktober 2024 19:00

Makassar Status Siaga Darurat Kekeringan, 3 Kecamatan-12 Kelurahan Terdampak

Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menetapkan Makassar berstatus siaga darurat kekeringan. Kebijakan ini setelah 12 kelurahan dari 3 kecamatan dianggap kekurangan sumber air bersih di tengah musim kemarau.

“Penetapan status siaga darurat kekeringan itu kan ditandai dengan beberapa hal,” kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar Achmad Hendra Hakamuddin kepada detikSulsel, Selasa (1/10/2024).

Faktor yang menjadi pertimbangan penetapan Makassar siaga darurat kekeringan, salah satunya curah hujan di Makassar yang di bawah normal. Sejumlah wilayah juga dilaporkan kekurangan sumber air bersih.

“Berdasarkan data dan fakta tersebut, kami dari BPBD menyampaikan kepada pimpinan untuk menetapkan Kota Makassar statusnya sebagai siaga darurat bencana kekeringan,” tuturnya.

Dari hasil asesmen BPBD Makassar, salah satu wilayah terdampak, yakni Kecamatan Ujung Tanah. Di kecamatan ini dampak kekeringan tersebar di Kelurahan Cambayya, Gusung, Camba Berua, dan Pattingalloang Baru.

Selain itu, Kecamatan Bontoala dengan kelurahan terdampak di Bontoala Tua, Layang, dan Bungaejaya. Selanjutnya, Kecamatan Tallo juga terdampak yang tersebar di Kelurahan Pannampu, Tallo, Suangga, Kaluku Bodoa, Ujung Pandang, Baru.

“Data asesmen kami menunjukkan bahwa ada 3 kecamatan dan 12 kelurahan yang mengalami kesulitan sumber air bersih, yakni Bontoala, Ujung Tanah dan Tallo,” bebernya.

Hendra melanjutkan, pihaknya masih melakukan asesmen yang lebih detail lagi di wilayah terdampak. Hal ini juga untuk mempertimbangkan menaikkan status Makassar menjadi tanggap darurat kekeringan.

“Data hasil asesmenlah yang menentukan arah kebijakan pemerintah saat ini melalui asesmen BPBD. Data asesmen per hari ini, kami belum menyarankan untuk menaikkan status menjadi tanggap darurat, karena PDAM masih turun. Artinya masih bisa meng-cover kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Hendra, BPBD Makassar akan turun tangan mengakomodir suplai air bersih jika status Makassar menjadi tanggap darurat kekeringan. Pihaknya juga masih mengkaji mengeluarkan biaya tidak terduda (BTT) tergantung dari status bencana.

“Ketika naik status menjadi tanggap darurat kemungkinan kita akan mengakses BTT,” imbuh Hendra.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional21 Mei 2025 15:30
Kejagung Tangkap Eks Dirut Sritex Iwan Lukminto
Pedomanrakyat.com, jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap Direktur Utama PT Sritex Iwan Setiawan Lukminto periode 2014-2023 dalam kasus ...
Politik21 Mei 2025 15:24
Bupati Ibas Serahkan 5 Ranperda ke DPRD, Tekankan Kolaborasi dalam Pembangunan Lutim
Pedomanrakyat.com, Lutim – Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam menyerahkan 5 (lima) buah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada Dewan ...
Daerah21 Mei 2025 14:59
Pererat Hubungan, Munafri Ajak Dubes Australia Tangani Sampah, Banjir Hingga Transportasi Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menerima kunjungan resmi Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, Rod B...
Metro21 Mei 2025 14:56
Gubernur Andi Sudirman Lepas 58 Personel Satgas Sawerigading Amankan PSU Pilkada Palopo
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman secara resmi melepas 58 personel Satuan Tugas Khusus “Saweriga...