Makin Menggila, Rusia Bombardir Pangkalan Militer Ukraina

Nhico
Nhico

Selasa, 30 Mei 2023 12:41

Ilustrasi perang. (F-int)
Ilustrasi perang. (F-int)

Pedomanrakyat.com, Ukraina Perang memanas, Rusia dan Ukraina kembali saling serang.

Moskow menyebut pasukan militernya menyerang pangkalan udara Ukraina, sementara pasukan Kyiv menyerang fasilitas industri di Rusia.

Rusia dilaporkan menyerang ibu kota Ukraina untuk ke-16 kalinya bulan ini setelah pengeboman malam kedua berturut-turut.

Namun, para pejabat mengatakan sebagian besar drone dan rudal dari negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin telah ditembak jatuh.

Serangan-serangan itu, yang membuat penduduk Kyiv berlarian mencari perlindungan di stasiun-stasiun metro, adalah bagian dari gelombang baru serangan udara Rusia bulan ini.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia, sebagaimana dikutip kantor berita milik negara Rusia RIA, mengatakan ada lebih dari satu pangkalan udara telah diserang. Namun, tidak ada konfirmasi dari Ukraina tentang kerusakan pangkalan udara lainnya.

Serangan Rusia muncul ketika Ukraina, yang dipersenjatai dengan senjata-senjata Barat yang baru, bersiap untuk mencoba merebut kembali wilayah yang telah direbut Moskow melalui “operasi militer khusus” diluncurkan pada Februari 2022.

“Dengan serangan terus-menerus ini, musuh berusaha membuat penduduk sipil berada dalam ketegangan psikologis yang dalam,” kata Serhiy Popko, kepala administrasi militer kota itu, dilansir Reuters, Selasa (30/5/2023).

Gubernur regional Pavlo Kyrylenko menyebut dua orang tewas dan delapan lainnya luka-luka dalam serangan Rusia di kota Toretsk, Ukraina, di wilayah timur Donetsk pada Senin.

Adapun, seorang pembantu utama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan rencana perdamaian Kyiv, yang mempertimbangkan penarikan penuh pasukan Rusia, adalah satu-satunya cara untuk mengakhiri perang. Menurutnya, waktu untuk upaya mediasi sudah berakhir.

“Tidak mungkin ada rencana perdamaian Brasil, rencana perdamaian China, rencana perdamaian Afrika Selatan ketika Anda berbicara tentang perang di Ukraina,” kata kepala penasihat diplomatik Ihor Zhovkva.

Ajudan Zelensky lainnya, Mykhailo Podolyak, menulis di Twitter bahwa setiap pemukiman pascaperang harus mencakup zona demiliterisasi 100-120 km (62-75 mil) di dalam Rusia di sepanjang perbatasan.

Sementara itu, diplomat top Uni Eropa, Josep Borrell, juga yakin Rusia tidak akan mau bernegosiasi saat masih berusaha untuk memenangkan perang.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 April 2026 17:31
Pemkot Makassar Siaga Fenomena Godzilla El Nino, Siagakan 7 Posko Backup Air Bersih
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) meningkatkan status kesiaps...
Politik17 April 2026 16:31
PPP Sulsel Siapkan Muscab Serentak, Cari Pemimpin yang Mampu Hidupkan Mesin Partai
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan bersiap menggelar musyawarah cabang (...
Politik17 April 2026 15:48
Gubernur Sulsel Ungkap Perkembangan Preservasi Jalan Ruas Makassar-Gowa dan Takalar Capai 26 Persen
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membeberkan update progres pelaksanaan program Multiyears Pro...
Ekonomi17 April 2026 15:33
Gak Perlu Jauh! Semua Kebutuhan Haji, Umrah dan Oleh-oleh Khas Timur Tengah Kini Hadir di Makassar
Pedomanrakyat.com, Makassar – Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, dan oleh-oleh khas Timur Tengah terbesar di Indonesia, resmi membuka ca...