Mantapkan IP 300, Pemkab Sidrap Rakor Pangan Libatkan 3.000 Peserta

Muh Saddam
Muh Saddam

Kamis, 17 April 2025 17:34

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif.

Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidrap menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pangan sebagai langkah percepatan pelaksanaan Indeks Pertanaman (IP) 300 atau tanam tiga kali setahun.

Kegiatan dipimpin Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif di lapangan Kompleks SKPD Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Rabu (16/4/2025).

Rakor ini melibatkan sekitar 3.000 peserta, terdiri dari petani, brigade pangan, dan penyuluh pertanian dari 11 kecamatan di Kabupaten Sidrap.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, bersama jajarannya.

Turut hadir pula unsur Forkopimda, Penjabat Sekda, Andi Rahmat Saleh, kepala OPD, instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Sidrap menjelaskan, dirinya sengaja menghadirkan para petani, brigade pangan dan penyuluhan, untuk bersama-sama menyukseskan program IP 300 demi mendukung swasembada pangan.

Ia menyebut hasil panen berpotensi meningkat karena sejumlah faktor pendukung sudah terpenuhi, seperti ketersediaan pupuk dan air yang lancar, benih yang berkualitas, serta harga gabah yang cukup tinggi, yakni mencapai Rp6.700 per kilogram.

“Teknologi pertanian yang kita miliki sangat banyak, tanah kita cukup luas, Maka target saya, melalui rumusan rapat tudang sipulung sudah dipersiapkan untuk kita melakukan langkah berani menanam 3 kali setahun atau IP 300,” jelas Syaharuddin.

Melalui program IP 300, imbuhnya, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian Sidrap secara signifikan dan berkelanjutan.

Sementara Kepala BSIP Kementan, Prof. Fadjry Djufry, menyatakan kesiapan kementerian dalam mendukung penuh langkah Pemkab Sidrap.

“Kami sangat berharap Kabupaten Sidrap menjadi contoh pertanian maju dan kabupaten pertama melaksanakan program IP 300 secara serentak dan menggunakan semua peralatan modern sehingga bisa menghemat waktu dan menghasilkan kualitas gabah yang lebih baik,” ungkapnya.

Dalam Rakor ini, ditetapkan percepatan musim tanam kedua seluas 51.800 hektare secara serentak. Selanjutnya akan dilanjutkan musim tanam ketiga (IP 300) pada periode September hingga Januari mendatang.

Rangkaian acara diisi dengan sesi diskusi interaktif antara petani dan para pemangku kebijakan.

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Oktober 2026 23:36
Resmi Ditutup, 134 Peserta Siap Ikuti Pelatihan Relawan Penegakan Hukum Pemilu Bawaslu Sulsel
Pedomanrakyat.com, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti ...
Metro01 Oktober 2026 23:13
Hari Kesaktian Pancasila, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Ajak ASN Hidupkan Nilai-Nilai Pancasila
Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk...
Nasional01 Oktober 2026 22:31
Pemerintah Siapkan Pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Pemerintah menyiapkan pembentukan Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BP-GMN) untuk memperkuat tata kel...
Metro01 Oktober 2026 22:08
APBD-P 2026 Makassar Rp5,26 Triliun, Appi: Layanan Dasar dan Kebutuhan Warga Jadi Prioritas
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar resmi mengetok palu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (AP...