Marah Kabareskrim Mendadak Olah TKP di Rumahnya, Ferdy Sambo: Tak Punya Tata Krama

Nhico
Nhico

Jumat, 13 Januari 2023 16:46

Marah Kabareskrim Mendadak Olah TKP di Rumahnya, Ferdy Sambo: Tak Punya Tata Krama

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Mantan Wakaden B Biro Paminal Propam Polri Arif Rahman Arifin menyebut Ferdy Sambo marah ketika olah tempat kejadian perkara (TKP) dipimpin oleh Kabareskrim Komjen Agus Andrianto pada 12 Juli lalu.

Olah TKP yang dimaksud dilakukan di rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga terkait dengan pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini, Arif menceritakan ketika diperintah Sesro Paminal Divpropam Polri Denny Nasution dan Karo Provos Propam Polri Benny Ali untuk berangkat ke rumah dinas Sambo di Komplek Polri Duren Tiga pada 12 Juli.

Waktu itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB atau satu jam usai Kapolri mengumumkan pembentukan Timsus yang beranggotakan Karo Paminal dan Karo Provos.

Arif bersama Denny dan Benny tiba di rumah dinas Sambo pada pukul 19.00 WIB.

Satu jam setelahnya, rumah dinas Sambo mulai ramai dipenuhi pejabat Polri termasuk Kabareskrim Komjen Agus Andrianto dan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi.

“Dimulai pelaksanaan olah TKP dari Lapfor datang, Inafis datang kemudian kurang lebih pukul 20.30 WIB Pak Kaba dengan rombongan keluar, kami juga keluar dari TKP karena ramai sekali di dalam,” kata Arif.

Tak lama setelahnya, Karo Paminal Propam Polri Hendra Kurniawan menghubungi Arif melalui telepon.

Saat itu Hendra tengah berada di Jambi mengantarkan jenazah Brigadir J ke Jambi.

“Menanyakan sedikit marah. ‘Kamu lihat siapa yang mimpin?’ ‘Siap’. ‘Loh siap apa?’ ‘Siap tidak tahu’. ‘Kamu gimana bukannya kamu di TKP?’ ‘Siap saya di luar’. ‘Masa kamu tidak bisa lihat siapa yang mimpin TKP?'” ucap Arif menirukan suara Hendra.

Arif lantas bergegas ke dalam rumah dinas Sambo untuk melihat siapa yang memimpin proses olah TKP.

Ia melihat Puslabfor sedang memasang benang di lokasi tewasnya Brigadir J.

Saat itu Arif melihat olah TKP dipimpin langsung oleh Kabareskrim Komjen Agus Andrianto.

“Itu yang ditanyakan ya? Kabareskrim langsung yang menurunkan?” tanya Ketua Majelis Hakim Ahmad Suhel.

“Kabareskrim langsung,” jawab Arif

“Olah TKP?” tanya hakim.

“Olah TKP,” jawab Arif.

Tak lama usai Hendra menutup telepon, Sambo pun menelepon Arif dan menanyakan hal yang sama. Bahkan, Sambo bertanya dengan nada marah.

“Ferdy Sambo juga menelepon kami. Setelah Pak Hendra menelpon Pak Ferdy Sambo menelpon. Menanyakan hal yang sama tapi sudah dengan nada marah. ‘Mereka tidak tahu itu rumah saya. Apa mereka tak punya tata krama izin dengan saya’. Saya cuma siap siap saja,” ujar Arif.

“Ini menggelitik kalau Ferdy Sambo menelepon saudara setelah Hendra menelepon sekitar berapa lama?” tanya hakim.

“Mungkin 15 menit,” jawab Arif.

Arif Rachman Arifin didakwa melakukan obstruction of justice atau perintangan penyidikan terkait penanganan perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.

Tindak pidana itu dilakukan Arif bersama-sama dengan Ferdy Sambo, Irfan Widyanto, Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Chuck Putranto, dan Baiquni Wibowo.

Atas perbuatannya itu, Arif Rachman Arifin didakwa melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 subsider Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau Pasal 233 KUHP subsider Pasal 221 ayat (1) ke 2 juncto Pasal 55 KUHP.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi17 April 2026 11:48
Bursa Sajadah Hadir di Makassar, Mudahkan Warga Siapkan Kebutuhan Ibadah
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar. Bursa Sajadah, pusat perlengkapan haji, umrah, d...
Metro17 April 2026 09:10
Aktivitas Gudang Picu Masalah, DPRD Makassar Susun Perda
Pedomanrakyat.com, Makassar – Aktivitas gudang dalam Kota Makassar yang masih beroperasi di siang hari kembali disorot DPRD. Persoalan ini dinil...
Metro17 April 2026 08:02
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan...
Metro16 April 2026 23:24
Pendekatan Humanis Berbuah Hasil, PKL di BTP Bongkar Lapak Mandiri
Pedomanrakyat.com, Makassar – Penertiban puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang poros BTP, Kecamatan Tamalanrea, Kamis (16/4/2026),...