Maroko Dilanda Gempa Bumi Terhebat Dalam 1 Abad, Situs UNESCO Rusak

Nhico
Nhico

Sabtu, 09 September 2023 18:51

Maroko Dilanda Gempa Bumi Terhebat Dalam 1 Abad, Situs UNESCO Rusak

Pedomanrakyat.com, Maroko Maroko dilanda gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,8 pada Jumat (8/9).

Warga dan kota bersejarah jadi korban.

Dilansir dari AFP Sabtu (9/9/2023), Gempa berkekuatan 6,8 skala Richter melanda 72 kilometer (sekitar 45 mil) barat daya tempat wisata Marrakesh pada pukul 23.11 malam (2211 GMT), demikian laporan dari US Geological Survey.

Getaran kuat juga dirasakan di kota pesisir Rabat, Casablanca dan Essaouira. Ini adalah gempa terkuat di wilayah tersebut dalam 100 tahun.

“Gempa tersebut Menewaskan 296 orang di provinsi dan kotamadya Al-Haouz, Marrakesh, Ouarzazate, Azilal, Chichaoua dan Taroudant”, kata Kementerian Dalam Negeri Maroko dalam sebuah pernyataan, mengutip laporan sementara.

“Sebanyak 153 orang lainnya terluka,” tambahnya.

Kota tua Marrakesh yang merupakan situs Warisan Dunia UNESCO juga ikut terguncang. Beberapa warga terluka karena bangunan dan tembok kota runtuh sebagian.

 Komentar

Berita Terbaru
Ekonomi11 Februari 2026 15:08
Tanpa Kenaikan, Belanja ASN Maros 2026 Tetap di Kisaran Rp600 Miliar
Pedomanrakyat.com, Maros – Pemkab Maros mengalokasikan hampir Rp600 miliar untuk belanja pegawai pada 2026. Anggaran tersebut mencakup gaji dan ...
Metro11 Februari 2026 14:55
Pemprov Sulsel Kaji Pendekatan Fasilitasi Dialog Terkait Aspirasi Publik
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) tengah melakukan kajian terhadap wacana pembentukan satuan k...
Daerah11 Februari 2026 14:04
Komitmen Atasi Masalah Gizi, Pemkab Pangkep Resmikan SPPG Balocci Kassi
Pedomanrakyat.com, Pangkep – Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP...
Metro11 Februari 2026 13:56
Munafri Tangani Jalan Rusak Metro Tanjung Bunga–Barombong
Pedomanrakyat.com, Makassar – Komitmen Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam merespons keluhan masyarakat kembali ditunjukkan melalui penanga...