Ma’ruf Amin Minta Setop Kisruh PKB-PBNU

Nhico
Nhico

Kamis, 01 Agustus 2024 14:33

Ma'ruf Amin.(F-INT)
Ma'ruf Amin.(F-INT)

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta konflik yang terjadi antara PKB dan PBNU disudahi karena dianggap aneh lantaran memiliki tugas yang berbeda satu sama lain.

“Seharusnya, kalau terjadi konslet itu memang agak aneh juga kan begitu. Karena memang tugasnya beda. Kita harapkan sudah lah jangan sampai terjadi lagi lah masing-masing berada di jalurnya masing-masing,” kata Ma’ruf di atas Kereta Cepat Whoosh Bandung-Jakarta, Kamis (1/8).

Ma’ruf menilai sudah seharusnya PKB dan PBNU tak mengintervensi satu sama lain lantaran memiliki independensi masing-masing. Karenanya, sudah sepatutnya konflik tak terjadi antara keduanya.

Ia menganggap semestinya keduanya bisa bekerja sama dengan baik dengan tugasnya masing-masing.

PBNU tetap pada pembangunan keumatan, nah PKB pada politik. Sebetulnya memang tidak harus [konflik] kan, tidak sambung, ini tugasnya ini, ini tugasnya ini,” kata dia

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Februari 2026 23:22
Selle KS Dalle Dinilai Punya Modal Kultural, Dinilai Mampu Meredam Konflik Elit Soppeng
Pedomanrakyat.com, Makassar – Sosok Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle dinilai memiliki posisi strategis dalam dinamika di lingkup pemerintahan...
Metro10 Februari 2026 22:32
Aliyah Mustika Ilham Ajak Muballigh Menjadi Penyejuk di Tengah Tantangan Zaman
Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar T...
Daerah10 Februari 2026 21:24
Kajati Sulsel Resmikan Aula Kejari Sidrap, Sekaligus Serahkan Gudang untuk Dukung Lumbung Pangan
Pedomanrakyat.com, Makassar – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri S...
Metro10 Februari 2026 20:29
Akademisi dan Budayawan Bedah Dinamika Politik–Budaya Soppeng di Era Kontemporer
Pedomanrakyat.com, Makassar – Dialog publik bertajuk “Membaca Soppeng Kontemporer: Sebuah Refleksi Publik” berlangsung di Kantor Tribun Timu...